40 HADIS KEPEMIMPINAN

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di aplikasi 40 hadis kepemimpinan, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam

Foto dyahdesvita

Tentang Penulis

dyahdesvita

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Penyusun: dyahdesvita

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Penasihat Pemimpin

Disusun oleh: dyahdesvita (@dyahdesvita) · Bagian dari 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Hadis

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَا بَعَثَ اللَّهُ مِنْ نَبِىٍّ وَلاَ اسْتَخْلَفَ مِنْ خَلِيفَةٍ إِلاَّ كَانَتْ لَهُ بِطَانَتَانِ بِطَانَةٌ تَأْمُرُهُ بِالْمَعْرُوفِ وَتَحُضُّهُ عَلَيْهِ وَبِطَانَةٌ تَأْمُرُهُ بِالشَّرِّ وَتَحُضُّهُ عَلَيْهِ فَالْمَعْصُومُ مَنْ عَصَمَ اللَّهُ تَعَالَى. (رواه البخاري: ٧١٩٨)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Sa‘id al-Khudri, dari Nabi SAW, ia bersabda: tidaklah Allah SWT mengutus seorang nabi dan tidak pula mengangkat seorang khalifah, melainkan ia memiliki dua golongan penasihat: satu golongan yang memerintahkan kepada kebaikan dan mendorong untuk melakukannya, dan satu golongan lagi yang memerintahkannya kepada keburukan serta mendorong untuk melakukannya. Maka orang yang terjaga (dari keburukan) adalah orang yang dijaga oleh Allah Ta‘ala. (HR al-Bukhari: 7198)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa setiap pemimpin pasti memiliki pengaruh dari lingkungan sekitarnya, baik yang mendorong kepada kebaikan maupun kepada keburukan. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang pemimpin untuk memilih penasihat dan lingkungan yang baik agar tetap berada di jalan yang benar. Pada akhirnya, keberhasilan seorang pemimpin dalam menjaga diri dari pengaruh buruk sangat bergantung pada pertolongan Allah SWT, sehingga ia harus senantiasa memohon perlindungan dan bimbingan-Nya agar tetap istiqamah dalam kebaikan.

Referensi

  1. Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min Umur Rasulullah SAW wa Sunanih wa Ayyamih, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 23, h. 456

Komentar 0