40 HADIS KEPEMIMPINAN

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di aplikasi 40 hadis kepemimpinan, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam

Foto dyahdesvita

Tentang Penulis

dyahdesvita

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Penyusun: dyahdesvita

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Pemimpin yang Menyesatkan

Disusun oleh: dyahdesvita (@dyahdesvita) · Bagian dari 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Hadis

 عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِى الأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ يَخْذُلُهُمْ حَتَّى يَأْتِىَ أَمْرُ اللَّهِ. (رواه الترمذي: ٢٣٩٣)[١]

Terjemahan

Hadis dari Tsauban, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan. Ia berkata: dan Rasulullah SAW juga bersabda: akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berada di atas kebenaran, tampak (menang/tegak), tidak akan membahayakan mereka orang yang menghinakan atau menentang mereka, hingga datang ketetapan Allah SWT. (HR al-Tirmidzi: 2393)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa bahaya terbesar bagi umat adalah adanya pemimpin yang menyesatkan, karena mereka dapat mempengaruhi banyak orang untuk menjauh dari kebenaran. Namun demikian, Rasulullah SAW juga memberikan harapan bahwa akan selalu ada sekelompok umat yang tetap teguh di atas kebenaran, tidak terpengaruh oleh penentangan atau pengkhianatan, hingga datang ketetapan Allah SWT. Hal ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap kepemimpinan yang menyimpang sekaligus keyakinan bahwa kebenaran akan selalu dijaga oleh sebagian umat.

Referensi

  1. Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 8, h. 447

Komentar 0