Hadis tentang Tugas Pemimpin terhadap Rakyat
Hadis
حَدَّثَنِى ابْنُ أَبِى مَرْيَمَ أَنَّ الْقَاسِمَ بْنَ مُخَيْمِرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا مَرْيَمَ الأَزْدِىَّ أَخْبَرَهُ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَقَالَ مَا أَنْعَمَنَا بِكَ أَبَا فُلاَنٍ وَهِىَ كَلِمَةٌ تَقُولُهَا الْعَرَبُ فَقُلْتُ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ أُخْبِرُكَ بِهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ مَنْ وَلاَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ فَاحْتَجَبَ دُونَ حَاجَتِهِمْ وَخَلَّتِهِمْ وَفَقْرِهِمُ احْتَجَبَ اللَّهُ عَنْهُ دُونَ حَاجَتِهِ وَخَلَّتِهِ وَفَقْرِهِ قَالَ فَجَعَلَ رَجُلاً عَلَى حَوَائِجِ النَّاسِ. (رواه أبي داود: ٢٩٥٠)[١]
Terjemahan
Ibnu Abi Maryam telah menceritakan kepadaku bahwa al-Qasim bin Mukhaimirah mengabarkan kepadanya, bahwa Abu Maryam al-Azdi mengabarkan kepadanya, ia berkata: aku masuk menemui Mu‘awiyah, lalu ia berkata: alangkah baiknya kedatanganmu kepada kami, wahai Abu fulan, dan itu adalah ungkapan yang biasa diucapkan oleh orang arab. Maka aku berkata: aku akan menyampaikan kepadamu sebuah hadis yang aku dengar. Aku mendengar Rasulullah bersabda: barang siapa yang Allah SWT beri kekuasaan atas suatu urusan kaum muslimin, lalu ia menutup diri dari kebutuhan mereka, kesulitan mereka, dan kemiskinan mereka, maka Allah SWT akan menutup diri darinya dari kebutuhan, kesulitan, dan kemiskinan. Ia berkata: maka (Mu‘awiyah) kemudian mengangkat seorang untuk mengurusi kebutuhan-kebutuhan manusia. (HR Abu Dawud: 2950)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak boleh menjauh atau menutup diri dari rakyatnya, terutama dari kebutuhan dan kesulitan mereka, karena hal itu merupakan bentuk pengabaian amanah. Pemimpin dituntut untuk terbuka, peduli, dan responsif terhadap kondisi rakyat, khususnya mereka yang membutuhkan. Jika seorang pemimpin mengabaikan rakyatnya, maka Allah akan mengabaikan kebutuhannya sebagai balasan. Oleh karena itu, kepemimpinan yang baik harus dibangun atas kepedulian, pelayanan, dan keterbukaan terhadap masyarakat.
Referensi
- Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats al-Sijistani, Sunan Abu Dawud, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 9, h. 67

Komentar 0