Hadis tentang Larangan Meremehkan Pemimpin
Hadis
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِى الله عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِىٌّ كَأَنَّ رَأْسَهُ زَبِيبَةٌ. (رواه البخاري: ٧١٤٢)[١]
Terjemahan
Hadis dari Anas bin Malik RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: dengarlah dan taatilah, meskipun yang diangkat sebagai pemimpin atas kamu adalah seorang hamba Habasyah (Ethiopia) yang seakan-akan kepalanya seperti kismis. (HR al-Bukhari: 7142)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan kewajiban taat kepada pemimpin tanpa memandang latar belakang, status sosial, asal-usulnya, selama ia menjalankan kepemimpinan dalam batas syariat. Islam mengajarkan bahwa kepemimpinan tidak diukur dari penampilan atau kedudukan, tetapi dari tanggung jawab dan ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat diperintahkan untuk menjaga ketaatan dan persatuan, serta tidak meremehkan pemimpin karena perbedaan fisik atau status, selama tidak diperintahkan kepada kemaksiatan.
Referensi
- Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min Umur Rasulullah SAW wa Sunanih wa Ayyamih, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 23, h. 361

Komentar 0