40 HADIS KEPEMIMPINAN

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di aplikasi 40 hadis kepemimpinan, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam

Foto dyahdesvita

Tentang Penulis

dyahdesvita

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Penyusun: dyahdesvita

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Tanggung jawab Pemimpin Menegur Pemerintah

Disusun oleh: dyahdesvita (@dyahdesvita) · Bagian dari 40 HADIS KEPEMIMPINAN

 Hadis

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّهُ يُسْتَعْمَلُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ فَتَعْرِفُونَ وَتُنْكِرُونَ فَمَنْ كَرِهَ فَقَدْ بَرِئَ وَمَنْ أَنْكَرَ فَقَدْ سَلِمَ وَلَكِنْ مَنْ رَضِىَ وَتَابَعَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلاَ نُقَاتِلُهُمْ قَالَ لاَ مَا صَلَّوْا. (رواه مسلم: ٤٩٠٧)[١]

Terjemahan

Hadis dari Ummu Salamah, dari Nabi SAW, ia  bersabda: sesungguhnya akan diangkat atas kamu para pemimpin, kamu  akan melihat (perbuatan mereka), lalu ada yang kamu kenal (sebagai kebaikan) dan ada yang kamu  ingkari. Maka siapa yang membenci (kemungkaran itu), ia telah terbebas dan siapa yang mengingkari, ia telah selamat. Akan tetapi, (celakalah) orang yang ridha dan mengikuti. Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah SAW, apakah tidak kita perangi mereka? Ia menjawab: tidak, selama mereka masih mendirikan shalat. (HR Muslim: 4907)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa dalam kepemimpinan bisa saja muncul pemimpin yang memiliki sisi baik dan buruk, sehingga umat dituntut untuk bersikap kritis dengan membedakan antara yang benar dan yang salah. Seorang muslim harus menolak dan mengingkari kemungkaran sesuai kemampuannya agar selamat dari dosa, serta tidak boleh meridhai atau mengikuti penyimpangan tersebut. Namun demikian, Islam juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas dengan tidak memberontak selama pemimpin masih menjalankan kewajiban pokok seperti salat, sehingga sikap yang diambil adalah tetap taat dalam kebaikan sambil menolak kemungkaran.

Referensi

  1. Al-Imam Abu Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min as-Sunan bi Naql al-'Adl an Rasulullah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 6, h. 23

Komentar 0