40 HADIS KEPEMIMPINAN

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di aplikasi 40 hadis kepemimpinan, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam

Foto dyahdesvita

Tentang Penulis

dyahdesvita

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Penyusun: dyahdesvita

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Jaminan Pemimpin yang Adil

Disusun oleh: dyahdesvita (@dyahdesvita) · Bagian dari 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو بَكْرٍ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم وَفِى حَدِيثِ زُهَيْرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الْمُقْسِطِينَ عِنْدَ اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ عَنْ يَمِينِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِينٌ الَّذِينَ يَعْدِلُونَ فِى حُكْمِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ وَمَا وَلُوا. (رواه مسلم: ٤٨٢٥)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah bin ‘Amr, ia berkata: Ibnu Numair dan Abu Bakr meriwayatkannya sampai kepada Nabi SAW. Dalam riwayat Zuhair disebutkan, Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah SWT berada di atas mimbar-mimbar dari cahaya, di sebelah kanan ar-Rahman ‘Azza wa Jalla dan kedua tangan-Nya adalah kanan yaitu orang-orang yang berlaku adil dalam keputusan mereka, terhadap keluarga mereka, dan dalam apa yang mereka pimpin. (HR Muslim: 4825)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan keutamaan besar bagi orang-orang yang berlaku adil dalam setiap aspek kehidupan, khususnya dalam kepemimpinan dan tanggung jawab. Mereka yang mampu bersikap adil dalam menetapkan hukum, memperlakukan keluarga, serta menjalankan amanah kepemimpinan akan mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah SWT pada hari kiamat. Hal ini menunjukkan bahwa keadilan merupakan prinsip utama dalam Islam yang harus ditegakkan dalam segala kondisi, karena menjadi sebab tingginya derajat seseorang di hadapan Allah SWT.

Referensi

  1. Al-Imam Abu Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min as-Sunan bi Naql al-'Adl an Rasulullah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 6, h. 7

Komentar 0