Hadis tentang Keutamaan Berkata Benar Di depan Pemimpin Zalim
Hadis
عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّم أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ أَوْ أَمِيرٍ جَائِرٍ. (رواه ابي داود: ٤٣٤٦)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Sa‘id al-Khudri, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: sebaik-baik jihad adalah menyampaikan kata yang adil (kebenaran) di hadapan penguasa yang zalim atau pemimpin yang zalim. (HR Abu Dawud: 4346)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran dan keadilan di hadapan pemimpin yang zalim merupakan bentuk jihad yang paling utama. Hal ini menunjukkan pentingnya peran amar ma‘ruf nahi munkar, khususnya dalam konteks kekuasaan, di mana kebenaran harus tetap ditegakkan meskipun menghadapi risiko. Islam mengajarkan bahwa keadilan dan kebenaran harus disampaikan dengan keberanian dan keikhlasan, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keimanan kepada Allah SWT.
Referensi
- Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats al-Sijistani, Sunan Abu Dawud, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 12, h. 482

Komentar 0