40 HADIS KEPEMIMPINAN

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di aplikasi 40 hadis kepemimpinan, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam

Foto dyahdesvita

Tentang Penulis

dyahdesvita

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Penyusun: dyahdesvita

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan menjadi Pemimpin yang Di benci

Disusun oleh: dyahdesvita (@dyahdesvita) · Bagian dari 40 HADIS KEPEMIMPINAN

Hadis

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ خِيَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلاَ نُنَابِذُهُمْ بِالسَّيْفِ فَقَالَ لاَ مَا أَقَامُوا فِيكُمُ الصَّلاَةَ وَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْ وُلاَتِكُمْ شَيْئًا تَكْرَهُونَهُ فَاكْرَهُوا عَمَلَهُ وَلاَ تَنْزِعُوا يَدًا مِنْ طَاعَةٍ. (رواه مسلم: ٤٩١٠)[١]

Terjemahan

Hadis dari ‘Auf bin Malik, dari Rasulullah SAW, ia bersabda: sebaik-baik pemimpin adalah yang kamu cintai dan mereka mencintaimu, kamu mendoakan mereka dan mereka mendoakan kamu. Dan seburuk-buruk pemimpin adalah yang kamu benci dan mereka membencimu, kamu melaknat mereka dan mereka melaknat kamu. Para sahabat bertanya: wahai Rasulullah SAW, tidakkah kita memerangi mereka dengan pedang? Rasulullah SAW menjawab: tidak, selama mereka masih menegakkan salat di tengah kamu. Jika melihat dari para pemimpin kamu sesuatu yang kamu benci, maka bencilah perbuatannya dan janganlah kamu melepaskan ketaatan. (HR Muslim: 4910)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan ciri pemimpin yang baik dan buruk dalam Islam, yaitu pemimpin yang baik adalah yang memiliki hubungan saling mencintai dengan rakyatnya, saling mendoakan, serta membangun hubungan yang harmonis, sedangkan pemimpin yang buruk adalah yang saling membenci dengan rakyatnya hingga muncul permusuhan. Meskipun demikian, Islam mengajarkan untuk tetap menjaga stabilitas dengan tidak memberontak selama pemimpin masih menjalankan kewajiban dasar seperti salat, serta menekankan sikap kritis dengan membenci keburukan yang dilakukan tanpa melepaskan ketaatan dalam hal yang ma‘ruf.

Referensi

  1. Al-Imam Abu Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min as-Sunan bi Naql al-'Adl an Rasulullah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 6, h. 24

Komentar 0