40 HADIS THAHARAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis Thaharah, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan Thaharah dalam Islam

Foto Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Ahmad Rifai Harahap

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS THAHARAH

Penyusun: Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Penggunaan Satu Bejana dalam Mandi Janabah

Disusun oleh: Ahmad Rifai Harahap (@Rifai_harahap) · Bagian dari 40 HADIS THAHARAH

Hadis

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنْ قَدَحٍ يُقَالُ لَهُ الْفَرَقُ (رواه البخارى: ٢٥٠)[1]

Terjemahan

Hadis dari ‘Aisyah, ia berkata: aku mandi bersama Nabi SAW dari satu bejana, yaitu dari sebuah wadah (gelas besar) yang disebut al-Faraq. (HR al-Bukhari: 250)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan kebolehan suami istri mandi bersama dalam satu tempat dan satu bejana. Hal ini menjadi dalil bahwa interaksi antara suami dan istri dalam batas syariat diperbolehkan dan tidak mengurangi kesucian ibadah. Bahkan, kebersamaan ini mencerminkan kedekatan dan keharmonisan dalam rumah tangga Rasulullah SAW. Selain itu, hadis ini juga membantah anggapan yang terlalu kaku dalam memahami hubungan suami istri. Islam tidak memisahkan antara kehidupan ibadah dan kehidupan rumah tangga, tetapi justru menyelaraskannya. Dengan demikian, kehidupan keluarga yang harmonis juga termasuk bagian dari nilai ibadah dalam Islam.

Referensi

  1. Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, bab 2, no hadis 250 (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), juz 1, h. 73.

Komentar 0