40 HADIS THAHARAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis Thaharah, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan Thaharah dalam Islam

Foto Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Ahmad Rifai Harahap

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS THAHARAH

Penyusun: Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Mencuci Tangan sebagai Bagian Thaharah

Disusun oleh: Ahmad Rifai Harahap (@Rifai_harahap) · Bagian dari 40 HADIS THAHARAH

Hadis 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ؛ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ، فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ." (رواه المسلم: ٢٧٨)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah, bahwa Nabi SAW bersabda: apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya tiga kali, karena ia tidak mengetahui di mana tangannya bermalam. (HR Muslim: 278)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan setelah bangun tidur. Karena seseorang tidak mengetahui kondisi tangannya selama tidur, maka dianjurkan untuk mencucinya terlebih dahulu sebelum digunakan, terutama sebelum menyentuh air yang akan dipakai bersuci.
Hadis ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan prinsip kehati-hatian (ihtiyath) dalam kebersihan. Dalam konteks modern, ajaran ini sangat relevan karena kebiasaan mencuci tangan terbukti efektif dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Referensi

  1. Al-Imam Abu al-Husain bin al-Hajjaj al-Qusyairi an- Naisaburi, al-Jami’ al-Musnad as-Sahih al-Mukhtasar min as-Sunani bi Naql al-‘Adl ‘an al-‘Adl’an Rasulillah, (Dar al-Fikr, 2006), juz 1, bab 26, no hadis 278, h. 134.

Komentar 0