40 HADIS THAHARAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis Thaharah, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan Thaharah dalam Islam

Foto Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Ahmad Rifai Harahap

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS THAHARAH

Penyusun: Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Mandi Janabah sebagai Thaharah

Disusun oleh: Ahmad Rifai Harahap (@Rifai_harahap) · Bagian dari 40 HADIS THAHARAH

Hadis

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ (رواه البخارى: ٢٤٥)[1]

Terjemahan

Hadis dari Aisyah istri Nabi SAW, bahwa Nabi SAW apabila mandi janabah, ia memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian berwudhu seperti wudhu untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya ke dalam air lalu menyela-nyela pangkal rambutnya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya sebanyak tiga kali, lalu mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya. (HR al-Bukhari: 245)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tata cara mandi janabah secara rinci dan berurutan, dimulai dari mencuci tangan, berwudhu, menyela-nyela rambut, hingga menyiram seluruh tubuh. Urutan ini menunjukkan bahwa mandi janabah tidak hanya sekadar membasahi tubuh, tetapi juga memiliki adab dan langkah-langkah yang dianjurkan untuk mencapai kesempurnaan bersuci. Para ulama juga mengambil faidah bahwa berwudhu sebelum mandi adalah sunnah, serta pentingnya memastikan air sampai ke seluruh bagian tubuh, termasuk pangkal rambut.
Selain itu, hadis ini menunjukkan betapa sempurnanya ajaran Islam dalam mengatur ibadah, bahkan dalam hal yang bersifat fisik seperti mandi. Hal ini juga mengandung nilai kebersihan, kesehatan, dan kedisiplinan. Dengan mengikuti tata cara ini, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan kesucian secara syar’i, tetapi juga kebersihan jasmani yang berdampak pada kesehatan tubuh dan kesiapan dalam beribadah, khususnya shalat.

Referensi

  1. Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, bab 1, no hadis 245 (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), juz 1, h. 72.

Komentar 0