40 HADIS THAHARAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis Thaharah, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan Thaharah dalam Islam

Foto Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Ahmad Rifai Harahap

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS THAHARAH

Penyusun: Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Thaharah bagi Wanita Haid dalam Haji

Disusun oleh: Ahmad Rifai Harahap (@Rifai_harahap) · Bagian dari 40 HADIS THAHARAH

Hadis

عَنْ عُرْوَةَ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ أَهْلَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَكُنْتُ مِمَّنْ تَمَتَّعَ وَلَمْ يَسُقْ الْهَدْيَ فَزَعَمَتْ أَنَّهَا حَاضَتْ وَلَمْ تَطْهُرْ حَتَّى دَخَلَتْ لَيْلَةُ عَرَفَةَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذِهِ لَيْلَةُ عَرَفَةَ وَإِنَّمَا كُنْتُ تَمَتَّعْتُ بِعُمْرَةٍ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي وَأَمْسِكِي عَنْ عُمْرَتِكِ فَفَعَلْتُ فَلَمَّا قَضَيْتُ الْحَجَّ أَمَرَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ لَيْلَةَ الْحَصْبَةِ فَأَعْمَرَنِي مِنْ التَّنْعِيمِ مَكَانَ عُمْرَتِي الَّتِي نَسَكْتُ (رواه البخارى: ٣١٦)[1]

Terjemahan

Hadis dari ‘Urwah bahwa Aisyah, ia berkata: aku berihram bersama Rasulullah SAW dalam haji wada’, aku termasuk orang yang melaksanakan tamattu’ dan tidak membawa hewan kurban. Ia (Aisyah) menyebutkan bahwa ia mengalami haid dan tidak suci hingga masuk malam Arafah. Ia berkata: wahai Rasulullah, ini adalah malam Arafah, sedangkan aku dahulu melaksanakan umrah tamattu. Maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya: lepaskanlah rambutmu dan sisirlah, serta tahanlah (tinggalkanlah) umrahmu. Maka aku pun melakukannya, ketika aku telah menyelesaikan ibadah haji, ia memerintahkan ‘Abdurrahman (saudaraku) pada malam hasbah, lalu ia memberikanku kesempatan umrah dari Tan’im sebagai pengganti umrahku yang telah aku tinggalkan.” (HR al-Bukhari: 316)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan hukum wanita haid dalam pelaksanaan ibadah haji, yaitu tetap dapat melaksanakan sebagian besar rangkaian haji kecuali thawaf hingga ia suci. Hal ini menunjukkan kemudahan (taysir) dalam syariat Islam serta fleksibilitas dalam menghadapi kondisi biologis wanita. Islam tidak memberatkan, tetapi memberikan solusi yang sesuai dengan kondisi manusia. Hadis ini juga menunjukkan pentingnya bimbingan langsung dari Rasulullah dalam menyelesaikan persoalan ibadah.

Referensi

  1. Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, bab 15, no hadis 310 (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), juz 1, h. 87.

Komentar 0