40 HADIS WUDHU

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Melalui aplikasi ini, Anda dapat membaca kumpulan hadis tentang wudhu beserta teks Arab, terjemahan, dan penjelasannya sehingga lebih mudah memahami tata cara Bewudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Semoga aplikasi ini menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan kualitas wudhu dalam kehidupan sehari-hari.Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam mengamalkan ilmu yang dipelajari dan menjadikan setiap langkah menuju kebaikan.

Foto AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

AHMAD HUSEIN hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS WUDHU

Penyusun: AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentangt tidur yang pulas dapat membatalkan Wudhu

Disusun oleh: AHMAD HUSEIN hsb (@ahmadhusein) · Bagian dari 40 HADIS WUDHU

Hadis

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَائِذٍ عَنْ عَلِىِّ بْنِ أَبِى طَالِبٍ - رضى الله عنه - قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « وِكَاءُ السَّهِ الْعَيْنَانِ فَمَنْ نَامَ فَلْيَتَوَضَّأْ». (رَوَاهُ اَبِي دَاوُدْ: ٢٨٤)[١]

Terjemahan

Hadis dari ‘Abdurrahman bin ‘Aidz, dari Ali bin Abi Thalib RA , ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ‘Pengikat dubur itu adalah kedua mata (tidur). Maka barang siapa tidur, hendaklah ia berwudhu.(HR. Abi Dawud No: 284)

Isi Kandungan Hadis

Hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib RA ini memuat penjelasan mengenai kaitan antara kondisi kesadaran seseorang dengan keabsahan wudhunya. Secara hukum, Rasulullah SAW. memberikan perumpamaan bahwa "kedua mata adalah mengikat dubur" , yang bermakna bahwa selama seseorang terjaga (terbangun), ia memiliki kendali penuh atas indranya untuk merasakan apakah ada sesuatu yang keluar dari duburnya atau tidak. Namun, ketika seseorang jatuh tertidur, kendali otot dan kesadaran tersebut melemah, sehingga ia tidak lagi mampu memastikan apakah kesuciannya masih terjaga. Oleh karena itu, hadis ini menetapkan bahwa tidur merupakan salah satu penyebab batalnya wudhu yang mewajibkan seseorang untuk bersuci kembali sebelum melaksanakan ibadah shalat.

Referensi

1. Abu Dawud, Sunan Abi Dawud , Kitab al-Thaharah, Bab al-Wudhu min al-Naum, No.284.

Komentar 0