Hadis tentang mengusap Telinga ketika berwudhu
Hadis
عَنْ أَبِى أُمَامَةَ وَذَكَرَ وُضُوءَ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم- قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَمْسَحُ الْمَأْقَيْنِ. قَالَ وَقَالَ « الأُذُنَانِ مِنَ الرَّأْسِ ». قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ يَقُولُهَا أَبُو أُمَامَةَ. قَالَ قُتَيْبَةُ قَالَ حَمَّادٌ لاَ أَدْرِى هُوَ مِنْ قَوْلِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم- أَوْ مِنْ أَبِى أُمَامَةَ. يَعْنِى قِصَّةَ الأُذُنَيْنِ. قَالَ قُتَيْبَةُ عَنْ سِنَانٍ أَبِى رَبِيعَةَ. قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ ابْنُ رَبِيعَةَ كُنْيَتُهُ أَبُو رَبِيعَةَ.(رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ: ١٨٥)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Umamah, ia menyebutkan tentang wudhu Nabi SAW, lalu berkata: Rasulullah saw mengusap kedua sudut matanya. Dan Nabi SAW berkata: Kedua telinga termasuk bagian dari kepala. Sulaiman bin Harb berkata: kalimat itu diucapkan oleh Abu Umamah. Qutaibah berkata: Hammad berkata, Aku tidak mengetahui apakah perkataan itu berasal dari Nabi Nabi SAW atau dari Abu Umamah, yaitu perkataan tentang kedua telinga. Qutaibah berkata: dari Sinan Abu Rabi‘ah. Abu Dawud berkata: Dia adalah Ibnu Rabi‘ah, dan kunyahnya adalah Abu Rabi‘ah.(HR. Ibnu majah No: 185)
Isi Kandungan Hadis
Hadis yang diriwayatkan dari Abu Umamah ra ini memberikan penekanan penting pada detail-detail kecil dalam bersuci serta kedudukan hukum anggota tubuh tertentu dalam wudhu. Kandungan utamanya menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat teliti dalam membasuh wajah, termasuk mengusap kedua sudut mata agar tidak ada bagian kulit yang terlewatkan oleh udara. Hal ini mengajarkan bahwa kesempurnaan wudhu terletak pada ketelitian dalam menjangkau area-area lipatan atau sudut yang sering kali terabaikan. Selain itu, hadis ini memuat kaidah fikih yang sangat masyhur, yaitu "dua telinga termasuk bagian dari kepala", yang berimplikasi pada tata cara pembersihannya: telinga cukup diusap secara bersamaan dengan saat mengusap kepala, bukan dibasuh seperti wajah atau tangan.
Referensi
1. Ibnu Majah Abu Abdullah Muhammad bin Yazid, Sunan Ibnu Majah , Kitab al-Thaharah wa Sunanuha, Bab al-Udzunani min al-Ra'si, No.185.

Komentar 0