40 HADIS WUDHU

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Melalui aplikasi ini, Anda dapat membaca kumpulan hadis tentang wudhu beserta teks Arab, terjemahan, dan penjelasannya sehingga lebih mudah memahami tata cara Bewudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Semoga aplikasi ini menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan kualitas wudhu dalam kehidupan sehari-hari.Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam mengamalkan ilmu yang dipelajari dan menjadikan setiap langkah menuju kebaikan.

Foto AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

AHMAD HUSEIN hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS WUDHU

Penyusun: AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Syarat sah Sholat yaitu Bersuci dengan Berwudhu

Disusun oleh: AHMAD HUSEIN hsb (@ahmadhusein) · Bagian dari 40 HADIS WUDHU

Hadis

عَنْ أَبِي مَالِكٍ الأَشْعَرِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "الطَّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلأُ الْمِيزَانَ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلآنِ – أَوْ تَمْلأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ، وَالصَّلاَةُ نُورٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ، وَالْقرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ،كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو، فَبَايِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْمُوبِقُهَا”(رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ٢٢٣)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Malik al Asy'ari, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: 'Bersuci itu adalah separuh dari keimanan, Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) memenuhi timbangan, Subhanallah (Maha Suci Allah) dan Alhamdulillah keduanya memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar adalah sinar, dan Al-Qur'an adalah hujjah (pembela) bagimu atau penuntut (penuntut) atasmu. Setiap manusia berangkat (di pagi hari), lalu ada yang menjual dirinya hingga ia membebaskannya atau membinasakannya.(HR. Muslim No: 223)

Isi Kandngan Hadis

Hadis ini menempatkan kesucian sebagai landasan utama dalam beribadah, di mana Allah SWT tidak akan menerima shalat seseorang yang berada dalam keadaan hadas sebelum ia berwudhu secara sempurna. Kedudukan bersuci ini begitu agung hingga Rasulullah SAW menyebut sebagai sebagian dari keimanan, yang mencerminkan kesiapan lahir dan batin seorang hamba sebelum menghadap Sang Pencipta. Wudhu bukan sekedar rutinitas membasuh anggota badan, melainkan sebuah sarana penyucian dosa di mana setiap tetesan airnya mampu meluruhkan kesalahan-kesalahan kecil dari tubuh manusia, bahkan hingga yang tersembunyi di bawah kuku-kukunya. Lebih dari itu, bekas basuhan wudhu ini akan bertransformasi menjadi cahaya yang bersinar cemerlang ( ghurran muhajjalin ) di wajah dan anggota tubuh pada hari berhenti kelak, yang menjadi tanda pengenal istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW di tengah miliaran manusia lainnya.

Referensi

1. Muslim ibn al-Hajjaj al-Naisaburi, Shahih Muslim , jilid 1, tahqiq: Muhammad Fuad Abdul Baqi (Beirut: Dar Ihya al-Turats al-Arabi, t.th.), h. 203, tidak. 223.

Komentar 0