Hadis tentang Anak Merupakan Hasil Usaha Orang Tuanya
Hadis
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- «إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلْتُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ وَإِنَّ أَوْلاَدَكُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ». (رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ: ١٤٠٩)[1]
Terjemahan
“Hadis dari Aisyah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik makanan yang kalian makan adalah yang berasal dari hasil usaha kalian sendiri, dan sesungguhnya anak-anak kalian termasuk bagian dari hasil usaha kalian.”(HR al-Tirmidzi: 1409)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa hubungan antara orang tua dan anak tidak hanya bersifat biologis, tetapi juga mengandung hak dan tanggung jawab yang besar. Anak disebut sebagai bagian dari hasil usaha orang tua karena mereka dibesarkan, dididik, dan dibina dengan pengorbanan yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, Islam memberikan kedudukan yang tinggi kepada orang tua dan mendorong anak untuk membantu, menghormati, serta berbakti kepada mereka. Hadis ini juga menjadi dasar bagi para ulama dalam menjelaskan hak orang tua untuk memperoleh bantuan dan dukungan dari anak ketika dibutuhkan.
Referensi
1. Abu ‘Isa Muhammad bin ‘Isa bin Saurah al-Tirmidzi, Jami‘ al-Tirmidzi (Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, cet. ke-1, 1998), juz.5, h.352.

Komentar 0