40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

KTI

Selamat Datang Diaplikasi 40 Hadis Berbakti kepada Orang Tua

Temukan cahaya ilmu dari hadis-hadis pilihan yang mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan.

Foto Muhammad Raiquri Hsb

Tentang Penulis

Muhammad Raiquri Hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Penyusun: Muhammad Raiquri Hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan Memandang Orang Tua dengan Tatapan Benci

Disusun oleh: Muhammad Raiquri Hsb (@Quri) · Bagian dari 40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى رَجُلٍ نَظَرَ إِلَى وَالِدَيْهِ نَظْرَةَ مَقْتٍ، وَهُمَا ظَالِمَانِ لَهُ». (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٢٦٥٣)[1]

Terjemahan

“Hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda: "Allah SWT tidak akan memandang (dengan pandangan rahmat) kepada seseorang yang memandang kedua orang tuanya dengan pandangan kebencian, sekalipun keduanya berbuat zalim kepadanya." (HR al-Bukhari: 2653)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini mengajarkan bahwa seorang anak tetap diperintahkan menjaga adab terhadap kedua orang tuanya, bahkan ketika menghadapi perlakuan yang tidak menyenangkan. Salah satu bentuk birrul walidain adalah menjaga ekspresi wajah, tidak memandang dengan tatapan penuh kebencian, serta tetap menghormati mereka. Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ucapan dan perbuatan kepada orang tua, tetapi juga adab hati yang tercermin melalui pandangan mata.

Referensi

1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il bin Ibrahim bin al-Mughirah al-Bukhari, Shahih al-Bukhari (Beirut: Dar Ibn Kathir, cet. ke-1, 2002), juz.9, h.444.

Komentar 0