Hadis tentang Orang Tua Menentukan Jalan Surga atau Neraka Anak
Hadis
عَنْ أَبِى أُمَامَةَ أَنَّ رَجُلاً قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا حَقُّ الْوَالِدَيْنِ عَلَى وَلَدِهِمَا قَالَ «هُمَا جَنَّتُكَ وَنَارُكَ». (رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ: ٣٧٩٣)[1]
Terjemahan
“Hadis dari Abu Umamah, seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah SAW, apakah hak kedua orang tua atas anak mereka?” Rasulullah SAW menjawab, “Keduanya adalah surgamu dan nerakamu.”(HR Ibnu Majah: 3793)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan bahwa kedudukan orang tua sangat menentukan nasib seorang anak di akhirat. Keridaan, penghormatan, dan bakti kepada kedua orang tua dapat menjadi sebab seseorang memperoleh surga, sedangkan kedurhakaan dan penyia-nyiaan hak mereka dapat menjadi sebab datangnya siksa Allah SWT. Ungkapan Rasulullah SAW yang sangat singkat ini menunjukkan betapa besar hak orang tua dalam Islam dan betapa erat hubungan antara perlakuan seorang anak kepada orang tuanya dengan keselamatan dirinya di akhirat.
Referensi
1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Yazid al-Qazwini Ibn Majah, Sunan Ibn Majah (Beirut: Dar Ihya' al-Kutub al-'Arabiyyah), juz. 11, h. 198.

Komentar 0