40 HADIS WASIAT

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis wasiat, silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat. Terima kasih

Foto Gustria Henmi Fajri

Tentang Penulis

Gustria Henmi Fajri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS WASIAT

Penyusun: Gustria Henmi Fajri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Tidak Ada Wasiat bagi Nabi Semua Hanya Sedekah

Disusun oleh: Gustria Henmi Fajri (@gustriahenmifajri) · Bagian dari 40 HADIS WASIAT

Hadis

عَنْ مَالِكِ بْنِ أَوْسِ بْنِ الْحَدَثَانِ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ وَدَخَلَ عَلَيْهِ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ وَالزُّبَيْرُ بْنُ الْعَوَّامِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ وَسَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ ثُمَّ جَاءَ عَلِيٌّ وَالْعَبَّاسُ يَخْتَصِمَانِ فَقَالَ عُمَرُ لَهُمْ أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ الَّذِي بِإِذْنِهِ تَقُومُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ تَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ قَالُوا نَعَمْ قَالَ عُمَرُ فَلَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا وَلِيُّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجِئْتَ أَنْتَ وَهَذَا إِلَى أَبِي بَكْرٍ تَطْلُبُ أَنْتَ مِيرَاثَكَ مِنْ ابْنِ أَخِيكَ وَيَطْلُبُ هَذَا مِيرَاثَ امْرَأَتِهِ مِنْ أَبِيهَا فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّهُ صَادِقٌ بَارٌّ رَاشِدٌ تَابِعٌ لِلْحَقِّ قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْحَدِيثِ قِصَّةٌ طَوِيلَةٌ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ. (رواه الترمذي: ١٧٠٨)[1]

Terjemahan

Hadis dari Malik bin Aus bin al-Hadatsan ia berkata: aku menemui Umar Ibnul Khaththab, lalu datanglah Utsman bin Affan, al-Zubair Ibnul Awwam, Abdurrahman bin Auf dan Sa’d bin Waqash. Setelah itu Ali dan al -Abbas datang berselisih (tentang warisan Nabi). Umar lalu berkata kepada mereka: aku bersumpah atas kalian dengan nama Allah yang dengan izin-Nya langit dan bumi tercipta. Kalian semua tahu bahwa Rasulullah SAW bersabda: kami (para Nabi) tidak diwarisi, adapun apa yang kami tinggalkan sebagai shadaqah." Para sahabat menjawab: benar. Umar berkata lagi: ketika Rasulullah SAW wafat, Abu Bakar berkata: aku adalah penerima wasiat Rasulullah SAW. Umar melanjutkan, lantas dirimu wahai al-Abbas dan dia ini Ali datang menemui Abu Bakar dan menuntut warisan keponakanmu (Rasulullah), sedangkan dia ini Ali datang menuntut warisan isterinya (Fatimah) dari bapaknya (Rasulullah). Abu Bakar berkata: sungguh Rasulullah SAW bersabda: kami (para Nabi) tidak diwarisi, segala yang kami tinggalkan sebagai sedekah. (Umar melanjutkan) padahal Allah tahu bahwa Abu Bakar adalah seorang yang jujur, baik, lurus, dan selalu mengikuti kebenaran. Abu Isa berkata: dalam hadis ini sebenarnya ada kisah yang panjang sekali, hadis ini derajatnya hasan shahih gharib, dari hadis Malik bin Anas.” (HR al-Tirmidzi: 1708)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menegaskan ketentuan bahwa para nabi tidak diwarisi harta, melainkan apa yang mereka tinggalkan menjadi sedekah untuk kepentingan umat, sebagaimana terlihat dalam perselisihan antara Ali, Al-Abbas, dan para sahabat di masa Umar bin Khattab yang kemudian diselesaikan dengan mengingat kembali sabda Rasulullah SAW: “kami para nabi tidak diwarisi, apa yang kami tinggalkan adalah sedekah”. Dari peristiwa ini dipahami bahwa Rasulullah SAW tidak meninggalkan warisan dalam bentuk harta yang dibagi kepada ahli waris seperti manusia pada umumnya, karena tujuan hidup beliau adalah menyampaikan risalah dan mengutamakan kemaslahatan umat. Hadis ini juga menunjukkan keteguhan para sahabat dalam mengikuti sunnah Rasulullah SAW, serta pentingnya kejujuran dan keadilan dalam menetapkan hukum, meskipun berkaitan dengan keluarga Nabi sendiri.

Referensi

  1. Abu `Isa Muhammad bin `Isa bin Saurah at-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 1420 H/2000 M), Juz 5, h. 337.

Komentar 0