Hadis tentang Bahaya Bersikap Berlebihan terhadap Kuburan sebagai Pintu Menuju Syirik
Hadis
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَائِرَاتِ الْقُبُورِ، وَالْمُتَّخِذِينَ عَلَيْهَا الْمَسَاجِدَ، وَالسُّرُجَ. (رواه أبو داود: ٣٢٢٨)[١]
Terjemahan
Hadis dari Ibn Abbas, ia berkata: Rasulullah SAW melaknat wanita-wanita yang sering berziarah kubur, serta orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid dan lampu-lampu di atasnya. (HR Abu Dawud: 3238)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang larangan keras melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengantarkan manusia pada dosa syirik akbar di area pemakaman, yaitu dengan mengagungkan kuburan. Rasulullah SAW memberikan ancaman laknat kepada orang-orang yang membangun tempat ibadah (masjid) di atas kuburan serta memberikan penerangan lampu secara berlebihan di sana. Pelarangan total terhadap fasilitas ini ditujukan untuk menutup rapat semua pintu gerbang kesyirikan, karena penghormatan yang melewati batas terhadap kuburan orang saleh lambat laun akan memicu ketergantungan hati, penyembahan, dan pengalihan ibadah yang seharusnya murni hanya milik Allah SWT kepada ahli kubur. Oleh karena itu, inti hadis ini memerintahkan umat Islam untuk menjaga kesederhanaan area pemakaman demi mempertahankan kemurnian tauhid dari noda kesyirikan.
Referensi
- Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy`ats al-Sijistani, Sunan Abu Daud, Kitab al-Jana'iz, Bab 82, Hadis nomor 3238, (Kairo: Dar al-Ta`shil, 1436 H/2015 M), h, 704.

Komentar 0