40 HADIS SYIRIK

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Bentuk Syirik akibat Mengikuti Fatwa Manusia yang Melanggar Perintah Allah

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

عَنْ عَدِىِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِى عُنُقِى صَلِيبٌ مِنْ ذَهَبٍ. فَقَالَ: يَا عَدِىُّ اطْرَحْ عَنْكَ هَذَا الْوَثَنَ. وَسَمِعْتُهُ يَقْرَأُ فِى سُورَةِ بَرَاءَةَ اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ: أَمَا إِنَّهُمْ لَمْ يَكُونُوا يَعْبُدُونَهُمْ وَلَكِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا أَحَلُّوا لَهُمْ شَيْئًا اسْتَحَلُّوهُ وَإِذَا حَرَّمُوا عَلَيْهِمْ شَيْئًا حَرَّمُوهُ. قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ السَّلاَمِ بْنِ حَرْبٍ وَغُطَيْفُ بْنُ أَعْيَنَ لَيْسَ بِمَعْرُوفٍ فِى الْحَدِيثِ. (رواه الترمذي: ٣٣٧٨)[١]

Terjemahan

Hadis dari Adi bin Hatim, ia berkata: aku mendatangi Nabi SAW dan di leherku terdapat salib dari emas. Maka Nabi SAW bersabda: wahai Adi, buanglah berhala ini dari dirimu! dan aku mendengar beliau membaca ayat dalam Surah Bara'ah (At-Taubah): mereka menjadikan pendeta-pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah SWT. Rasulullah SAW menjelaskan: ketahuilah, sesungguhnya mereka tidaklah menyembah mereka secara ritual, akan tetapi jika para pendeta itu menghalalkan sesuatu bagi mereka, maka mereka pun ikut menghalalkannya. Dan jika para pendeta itu mengharamkan sesuatu bagi mereka, maka mereka pun ikut mengharamkannya. Abu Isa berkata: hadis ini gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadis Abdussalam bin Harb dan Ghuthaif bin A’yan tidak masyhur dalam hadis. (HR al-Tirmidzi: 3378)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang syirik ketaatan, yaitu dosa syirik akbar yang terjadi ketika seseorang mengikuti fatwa pemimpin agama atau manusia lain yang secara sengaja menghalalkan apa yang diharamkan Allah SWT atau mengharamkan apa yang dihalalkan-Nya. Rasulullah SAW menegaskan bahwa penyembahan yang dimaksud dalam surah al-Taubah ayat 31 bukan sekadar bersujud fisik kepada pemuka agama, melainkan tunduk buta pada keputusan mereka yang menentang hukum syariat. Penyerahan hak menetapkan hukum yang mutlak milik Allah SWT kepada makhluk adalah perbuatan menuhankan manusia, sehingga seorang Muslim wajib menjaga kemurnian tauhid dengan menjadikan al-Qur'an dan Sunnah sebagai standar ketaatan tertinggi.

Referensi

  1. Abu `Isa Muhammad bin `Isa bin Saurah al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, Kitab Tafsir al-Quran, Bab 10, Hadis nomor 3378, (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 1420 H/2000 M), h. 1554.

Komentar 0