Hadis tentang Syirik karena Menyembelih kepada selain Allah SWT
Hadis
عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ: قُلْنَا لِعَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَخْبِرْنَا بِشَيْءٍ أَسَرَّهُ إِلَيْكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم فَقَالَ: مَا أَسَرَّ إِلَيَّ شَيْئًا كَتَمَهُ النَّاسَ وَلَكِنِّي سَمِعْتُهُ يَقُولُ: لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ آوَى مُحْدِثًا وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ لَعَنَ وَالِدَيْهِ وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ غَيَّرَ الْمَنَارَ. (رواه مسلم: ٤٤)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu ath-Thufail, ia berkata: kami berkata kepada Ali bin Abi Thalib: ceritakan kepada kami sesuatu yang pernah dirahasiakan oleh Rasulullah SAW kepadamu. Maka ia berkata: Nabi SAW tidak pernah merahasiakan sesuatu dariku yang disembunyikan dari manusia. Akan tetapi aku pernah mendengar Nabi SAW bersabda: Allah SWT melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah SWT, dan Allah SWT melaknat orang yang melindungi pelaku kejahatan (atau bid‘ah), dan Allah SWT melaknat orang yang melaknat kedua orang tuanya, dan Allah SWT melaknat orang yang mengubah tanda batas tanah. (HR Muslim: 44)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang Rasulullah SAW yang tidak pernah merahasiakan ajaran Islam kepada golongan tertentu, bahkan menyampaikannya secara terbuka kepada seluruh umat. Dalam hadis ini, Nabi SAW memberi peringatan keras terhadap beberapa dosa besar, yaitu menyembelih untuk selain Allah SWT yang merupakan perbuatan syirik, melindungi pelaku jenayah atau pembuat bid'ah, menderhakai serta melaknat ibu bapa, dan mengubah sempadan tanah yang menyebabkan kezaliman serta pencabulan hak orang lain. Semua perbuatan ini mendapat laknat Allah SWT kerana merusakkan akidah, akhlak dan keharmonian masyarakat.
Referensi
- Al-Imam Abu al-Husain bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min al-Sunani bi Naql al-`Adl `an al-`Adl `an Rasulillah, Kitab al-Adahi, Bab 8, Hadis nomor 44, (Riyadh: Bayt al-Afkar al-Dawliyyah, 1419 H/1998 M), h. 819.

Komentar 0