Hadis tentang Larangan Eksploitasi Hewan
Hadis
عَنْ سَهْلِ ابْنِ الْحَنْظَلِيَّةِ قَالَ: مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِبَعِيرٍ قَدْ لَحِقَ ظَهْرُهُ بِبَطْنِهِ فَقَالَ اتَّقُوا اللَّهَ فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ الْمُعْجَمَةِ فَارْكَبُوهَا وَكُلُوهَا صَالِحَةً. (رواه أبو داود: ٢٥٥٠)[١]
Terjemahan
Hadis dari Sahal bin al-Hanzhaliyyah, ia berkata: Rasulullah SAW melintasi seekor unta yang punggungnya telah menempel dengan perutnya (karena sangat kurus), lalu ia bersabda: bertakwalah kepada Allah pada hewan-hewan ternak yang bisu ini. Tunggangilah mereka dengan baik dan makanlah mereka dengan baik pula. (HR Abu Dawud: 2550)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang larangan memperlakukan hewan secara zalim, seperti membiarkannya kelaparan atau mengeksploitasinya di luar batas kemampuannya. Nabi SAW menekankan agar manusia bertakwa dalam memperlakukan hewan, yaitu dengan memanfaatkannya secara layak dan penuh tanggung jawab. Ditinjau dalam perspektif ekoteologi ini menunjukkan bahwa hewan adalah bagian dari ekosistem yang harus dijaga kesejahteraannya, sehingga hubungan manusia dengan makhluk lain berdasarkan kasih sayang dan keberlanjutan bukan eksploitasi.
Referensi
- Abu Dawud Sulaiman bin al-'Asy’ats al-Sijistaniy al-Azdiy, Sunan Abi Dawud, (Beirut: Dar Ibnu Hazam, 1997), Juz 7, h. 454.

Komentar 0