Hadis tentang Keutamaan Membersihkan Jalan
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيقٍ فَقَالَ وَاللَّهِ لأُنَحِّيَنَّ هَذَا عَنِ الْمُسْلِمِينَ لاَ يُؤْذِيهِمْ. فَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ. (رواه مسلم: ٦٨٣٦)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: pada suatu ketika ada seseorang yang melewati sebatang ranting pohon yang menjuntai ke jalan. Kemudian orang tersebut berkata: demi Allah, saya akan menyingkirkan ranting pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin yang lewat. Akhirnya orang tersebut dimasukkan ke dalam surga. (HR Muslim: 6836)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang tindakan sederhana seperti menyingkirkan gangguan dari jalan memiliki nilai besar di sisi Allah SWT sehingga menjadi sebab seseorang masuk surga. Secara ekoteologis ini menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik adalah bagian dari tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dan sesama makhluk. Upaya kecil dalam merawat lingkungan, seperti membersihkan jalan mencerminkan kepedulian ekologis yang bernilai ibadah karena menghadirkan kemaslahatan dan mencegah mudarat.
Referensi
- Abu al-Husein Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi, Shahih Muslim, (Mesir: Maktabah al-Shafa, 2004), Juz 17, h. 75.

Komentar 0