40 HADIS SAINS

KTI

أهــــلًا وسهــــلًا

Ketika banyak orang menaruh perhatian besar pada sains dan teknologi, dialog yang menghubungkan keimanan dengan pengetahuan dapat membuka ruang yang lebih luas untuk memahami ajaran Islam secara rasional sekaligus spiritual. Aplikasi ini yang diberi dengan nama "40 Hadis Sains" mengulas berbagai hadis Nabi ﷺ tentang fenomena alam, fenomena biologis, kesehatan, dan lainnya yang menghubungkan dengan temuan ilmiah modern. Semakin berkembang ilmu pengetahuan, semakin tampak keluasan ilmu Allah dan kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW. Cocok bagi siapa saja yang ingin memperkuat keimanan sekaligus mengasah cara berpikir kritis dan ilmiah.

Foto Zayid Abdurrahman

Tentang Penulis

Zayid Abdurrahman

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SAINS

Penyusun: Zayid Abdurrahman

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hati sebagai Pusat Tubuh

Disusun oleh: Zayid Abdurrahman (@zayieed) · Bagian dari 40 HADIS SAINS

Teks Hadis

عَنْ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَقُولُ « الْحَلاَلُ بَيِّنٌ وَالْحَرَامُ بَيِّنٌ ، وَبَيْنَهُمَا مُشَبَّهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، فَمَنِ اتَّقَى الْمُشَبَّهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِيِنِهِ وَعِرْضِهِ ، وَمَنْ وَقَعَ فِى الشُّبُهَاتِ كَرَاعٍ يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى ، يُوشِكُ أَنْ يُوَاقِعَهُ . أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى ، أَلاَ إِنَّ حِمَى اللَّهِ فِى أَرْضِهِ مَحَارِمُهُ ، أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ »(البخاري: ٥٢)

Terjemah Hadis

Hadis dari Amir, ia berkata: Aku mendengar An-Nu’man bin Basyir berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:  'Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara syubhat (samar/ragu-ragu) yang tidak diketahui oleh banyak orang.  Barangsiapa yang menjauhi perkara syubhat, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya. Dan barangsiapa yang jatuh ke dalam perkara syubhat, maka ia seperti seorang penggembala yang menggembala di sekitar kawasan terlarang, yang dikhawatirkan ia akan masuk ke dalamnya.  Ketahuilah, setiap raja memiliki kawasan terlarang. Ketahuilah, kawasan terlarang Allah di bumi-Nya adalah hal-hal yang diharamkan-Nya.  Ketahuilah, di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh tersebut. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh tersebut. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.'" 

Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa Islam telah menetapkan batas yang tegas antara perkara halal dan haram, sementara di antara keduanya terdapat perkara syubhat yang hukumnya belum jelas bagi kebanyakan orang. , Sikap yang dianjurkan adalah menjauhi perkara syubhat sebagai bentuk kehati-hatian (wara') agar agama dan kehormatan tetap terjaga. Hadis ini juga menegaskan pentingnya menjaga hati, karena hati merupakan pusat niat, keimanan, dan pengendali perilaku. Apabila hati dipenuhi keimanan dan ketakwaan, maka ucapan, sikap, dan perbuatan seseorang akan cenderung baik. Sebaliknya, rusaknya hati akan tercermin dalam buruknya perilaku seseorang.

Dari perspektif sains, hubungan antara hati, dalam makna spiritual sebagai pusat pengendali diri, dan perilaku manusia dapat dipahami melalui fungsi otak serta sistem saraf yang mengatur emosi, pengambilan keputusan, dan pengendalian diri. Penelitian dalam bidang psikologi dan neurosains menunjukkan bahwa kondisi mental dan emosional yang sehat berpengaruh terhadap perilaku, kesehatan fisik, serta kualitas hidup seseorang. Selain itu, penelitian dalam bidang psychoneuroimmunology juga menunjukkan bahwa stres, emosi negatif, dan kondisi psikologis dapat memengaruhi fungsi sistem saraf, hormon, dan kekebalan tubuh. Dengan demikian, pesan hadis ini selaras dengan temuan ilmiah bahwa pembinaan batin, pengendalian diri, dan kebersihan hati memiliki peran penting dalam membentuk perilaku sekaligus menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Komentar 0