40 HADIS SAINS

KTI

أهــــلًا وسهــــلًا

Ketika banyak orang menaruh perhatian besar pada sains dan teknologi, dialog yang menghubungkan keimanan dengan pengetahuan dapat membuka ruang yang lebih luas untuk memahami ajaran Islam secara rasional sekaligus spiritual. Aplikasi ini yang diberi dengan nama "40 Hadis Sains" mengulas berbagai hadis Nabi ﷺ tentang fenomena alam, fenomena biologis, kesehatan, dan lainnya yang menghubungkan dengan temuan ilmiah modern. Semakin berkembang ilmu pengetahuan, semakin tampak keluasan ilmu Allah dan kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW. Cocok bagi siapa saja yang ingin memperkuat keimanan sekaligus mengasah cara berpikir kritis dan ilmiah.

Foto Zayid Abdurrahman

Tentang Penulis

Zayid Abdurrahman

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SAINS

Penyusun: Zayid Abdurrahman

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang 360 Sendi dalam Tubuh

Disusun oleh: Zayid Abdurrahman (@zayieed) · Bagian dari 40 HADIS SAINS

Hadis

عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلاَّمٍ يَقُولُ حَدَّثَنِى عَبْدُ اللَّهِ بْنُ فَرُّوخَ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ تَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِى آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلاَثِمَائَةِ مَفْصِلٍ فَمَنْ كَبَّرَ اللَّهَ وَحَمِدَ اللَّهَ وَهَلَّلَ اللَّهَ وَسَبَّحَ اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ اللَّهَ وَعَزَلَ حَجَرًا عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ شَوْكَةً أَوْ عَظْمًا عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ وَأَمَرَ بِمَعْرُوفٍ أَوْ نَهَى عَنْ مُنْكَرٍ عَدَدَ تِلْكَ السِّتِّينَ وَالثَّلاَثِمِائَةِ السُّلاَمَى فَإِنَّهُ يَمْشِى يَوْمَئِذٍ وَقَدْ زَحْزَحَ نَفْسَهُ عَنِ النَّارِ ». قَالَ أَبُو تَوْبَةَ وَرُبَّمَا قَالَ « يُمْسِى »(رواه مسلم: ٢٣٧٧)

Terjemah Hadis

Hadis dari Zaid, bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata: Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Farrukh bahwa ia mendengar Aisyah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh persendian. Maka barangsiapa yang bertakbir membesarkan Allah, bertahmid memuji Allah, bertahlil mengesakan Allah, bertasbih mensucikan Allah, beristigfar memohon ampun kepada Allah, menyingkirkan batu dari jalanan manusia, atau menyingkirkan duri atau tulang dari jalanan manusia, serta menyuruh kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran sejumlah tiga ratus enam puluh persendian tersebut, maka ia berjalan pada hari itu dalam keadaan telah menjauhkan dirinya dari api neraka." Abu Taubah berkata: Terkadang beliau (perawi) menggunakan redaksi "ia berada di waktu sore" (sebagai ganti dari "ia berjalan").

Kandungan Hadis


Dari Zaid, bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata: Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Farrukh bahwa ia mendengar Aisyah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh persendian. Maka barangsiapa yang bertakbir membesarkan Allah, bertahmid memuji Allah, bertahlil mengesakan Allah, bertasbih mensucikan Allah, beristigfar memohon ampun kepada Allah, menyingkirkan batu dari jalanan manusia, atau menyingkirkan duri atau tulang dari jalanan manusia, serta menyuruh kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran sejumlah tiga ratus enam puluh persendian tersebut, maka ia berjalan pada hari itu dalam keadaan telah menjauhkan dirinya dari api neraka." Abu Taubah berkata: Terkadang beliau (perawi) menggunakan redaksi "ia berada di waktu sore" (sebagai ganti dari "ia berjalan").

Rasulullah saw. menyebutkan bahwa manusia memiliki 360 sendi dan setiap sendi merupakan nikmat yang patut disyukuri kepada Allah. Hadis ini mengajarkan bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui amal saleh, sedekah, dan berbagai bentuk kebaikan yang dilakukan setiap hari.

Sendi merupakan bagian yang menghubungkan dua tulang atau lebih sehingga memungkinkan tubuh bergerak dengan leluasa. Melalui persendian, manusia dapat berdiri, duduk, berjalan, membungkuk, menggenggam, mengangkat tangan, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. Keberadaan sendi juga menjaga keseimbangan antara kekuatan rangka dan kelenturan gerak sehingga tubuh dapat berfungsi secara optimal.

Kerangka manusia tersusun atas tulang, tulang rawan, ligamen, dan berbagai jenis persendian yang bekerja secara terpadu. Sebagian sendi dapat bergerak bebas, seperti sendi bahu, panggul, lutut, siku, dan pergelangan tangan, sedangkan sebagian lainnya hampir tidak bergerak, seperti sambungan pada tulang tengkorak. Karena itu, dalam kajian anatomi dikenal berbagai jenis persendian berdasarkan struktur dan tingkat pergerakannya.

Keistimewaan hadis ini terletak pada penyebutan jumlah 360 sendi. Pada masa Nabi Muhammad saw., pengetahuan tentang anatomi manusia masih sangat terbatas sehingga rincian mengenai jumlah persendian belum dikenal sebagaimana dalam ilmu kedokteran modern. Hadis tersebut kemudian menjadi perhatian banyak peneliti karena menyebutkan angka tertentu yang baru dibahas secara lebih rinci dalam perkembangan ilmu anatomi.

Sejumlah kajian anatomi modern menjelaskan bahwa apabila seluruh persendian, termasuk sendi-sendi kecil pada tangan, kaki, tulang belakang, rongga dada, dan bagian tubuh lainnya dihitung berdasarkan kriteria tertentu, jumlahnya dapat mencapai sekitar 360 sendi. Perhitungan tersebut bergantung pada definisi anatomi yang digunakan, sehingga dalam berbagai literatur dapat dijumpai metode penghitungan yang berbeda.

Salah satu penjelasan yang banyak dikutip di dunia Islam berasal dari Dr. Hamid Ahmad Hamid dalam bukunya Rihlah al-Iman fi Jism al-Insan. Ia menguraikan jumlah persendian pada berbagai bagian tubuh hingga mencapai total 360 sendi. Perincian tersebut menjadi salah satu upaya menjelaskan kesesuaian antara hadis Nabi dengan kajian anatomi manusia.

Persendian yang dimaksud dalam hadis dipahami sebagai sendi yang memungkinkan terjadinya pergerakan. Sendi-sendi ini dilapisi tulang rawan dan mengandung cairan sinovial yang berfungsi mengurangi gesekan antartulang sehingga gerakan berlangsung lebih halus dan efisien. Tanpa sistem persendian yang dirancang sedemikian rupa, manusia akan mengalami kesulitan bergerak dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Contoh persendian yang mudah dikenali adalah sendi panggul yang memungkinkan tungkai bergerak ke berbagai arah, sendi lutut yang memudahkan kaki menekuk dan menopang berat badan, serta sendi pada tulang belakang bagian atas yang memungkinkan kepala berputar ke kanan dan ke kiri. Seluruh sistem tersebut menunjukkan kompleksitas desain tubuh manusia yang memungkinkan berbagai gerakan dilakukan secara seimbang dan terkoordinasi.

Melalui hadis ini, Rasulullah saw. mengingatkan bahwa setiap nikmat yang diberikan Allah memiliki konsekuensi syukur. Karena itu, seorang muslim dianjurkan memperbanyak sedekah, zikir, tasbih, tahmid, takbir, serta berbagai amal kebajikan sebagai bentuk rasa syukur atas kesehatan dan kesempurnaan anggota tubuh yang telah Allah anugerahkan.

Bagi kaum muslimin, penyebutan 360 sendi dalam hadis menjadi salah satu tanda kebesaran Allah dan bukti keluasan ilmu-Nya. Hadis tersebut juga mendorong manusia untuk merenungkan kesempurnaan penciptaan tubuh sekaligus menyadari bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang dalam mengungkap berbagai rahasia anatomi manusia.

Semoga shalawat, salam, dan keberkahan senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, para sahabat, serta seluruh pengikut beliau hingga hari kiamat. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Komentar 0