Hadis tentang 360 Sendi dalam Tubuh
Hadis
Terjemah Hadis
Hadis dari Zaid, bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata: Telah
menceritakan kepadaku Abdullah bin Farrukh bahwa ia mendengar Aisyah berkata
bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu
Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh persendian. Maka barangsiapa yang
bertakbir membesarkan Allah, bertahmid memuji Allah, bertahlil mengesakan
Allah, bertasbih mensucikan Allah, beristigfar memohon ampun kepada Allah,
menyingkirkan batu dari jalanan manusia, atau menyingkirkan duri atau tulang dari
jalanan manusia, serta menyuruh kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran
sejumlah tiga ratus enam puluh persendian tersebut, maka ia berjalan pada hari
itu dalam keadaan telah menjauhkan dirinya dari api neraka." Abu Taubah
berkata: Terkadang beliau (perawi) menggunakan redaksi "ia berada di waktu
sore" (sebagai ganti dari "ia berjalan").
Kandungan Hadis
Dari Zaid, bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata: Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Farrukh bahwa ia mendengar Aisyah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh persendian. Maka barangsiapa yang bertakbir membesarkan Allah, bertahmid memuji Allah, bertahlil mengesakan Allah, bertasbih mensucikan Allah, beristigfar memohon ampun kepada Allah, menyingkirkan batu dari jalanan manusia, atau menyingkirkan duri atau tulang dari jalanan manusia, serta menyuruh kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran sejumlah tiga ratus enam puluh persendian tersebut, maka ia berjalan pada hari itu dalam keadaan telah menjauhkan dirinya dari api neraka." Abu Taubah berkata: Terkadang beliau (perawi) menggunakan redaksi "ia berada di waktu sore" (sebagai ganti dari "ia berjalan").
Rasulullah saw. menyebutkan bahwa
manusia memiliki 360 sendi dan setiap sendi merupakan nikmat yang patut
disyukuri kepada Allah. Hadis ini mengajarkan bahwa rasa syukur tidak hanya
diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui amal saleh, sedekah, dan berbagai
bentuk kebaikan yang dilakukan setiap hari.
Sendi merupakan bagian yang
menghubungkan dua tulang atau lebih sehingga memungkinkan tubuh bergerak dengan
leluasa. Melalui persendian, manusia dapat berdiri, duduk, berjalan,
membungkuk, menggenggam, mengangkat tangan, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.
Keberadaan sendi juga menjaga keseimbangan antara kekuatan rangka dan
kelenturan gerak sehingga tubuh dapat berfungsi secara optimal.
Kerangka manusia tersusun atas
tulang, tulang rawan, ligamen, dan berbagai jenis persendian yang bekerja
secara terpadu. Sebagian sendi dapat bergerak bebas, seperti sendi bahu,
panggul, lutut, siku, dan pergelangan tangan, sedangkan sebagian lainnya hampir
tidak bergerak, seperti sambungan pada tulang tengkorak. Karena itu, dalam
kajian anatomi dikenal berbagai jenis persendian berdasarkan struktur dan
tingkat pergerakannya.
Keistimewaan hadis ini terletak
pada penyebutan jumlah 360 sendi. Pada masa Nabi Muhammad saw., pengetahuan
tentang anatomi manusia masih sangat terbatas sehingga rincian mengenai jumlah
persendian belum dikenal sebagaimana dalam ilmu kedokteran modern. Hadis
tersebut kemudian menjadi perhatian banyak peneliti karena menyebutkan angka
tertentu yang baru dibahas secara lebih rinci dalam perkembangan ilmu anatomi.
Sejumlah kajian anatomi modern
menjelaskan bahwa apabila seluruh persendian, termasuk sendi-sendi kecil pada
tangan, kaki, tulang belakang, rongga dada, dan bagian tubuh lainnya dihitung
berdasarkan kriteria tertentu, jumlahnya dapat mencapai sekitar 360 sendi.
Perhitungan tersebut bergantung pada definisi anatomi yang digunakan, sehingga
dalam berbagai literatur dapat dijumpai metode penghitungan yang berbeda.
Salah satu penjelasan yang banyak
dikutip di dunia Islam berasal dari Dr. Hamid Ahmad Hamid dalam bukunya Rihlah
al-Iman fi Jism al-Insan. Ia menguraikan jumlah persendian pada berbagai
bagian tubuh hingga mencapai total 360 sendi. Perincian tersebut menjadi salah
satu upaya menjelaskan kesesuaian antara hadis Nabi dengan kajian anatomi
manusia.
Persendian yang dimaksud dalam
hadis dipahami sebagai sendi yang memungkinkan terjadinya pergerakan.
Sendi-sendi ini dilapisi tulang rawan dan mengandung cairan sinovial yang
berfungsi mengurangi gesekan antartulang sehingga gerakan berlangsung lebih halus
dan efisien. Tanpa sistem persendian yang dirancang sedemikian rupa, manusia
akan mengalami kesulitan bergerak dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Contoh persendian yang mudah
dikenali adalah sendi panggul yang memungkinkan tungkai bergerak ke berbagai
arah, sendi lutut yang memudahkan kaki menekuk dan menopang berat badan, serta
sendi pada tulang belakang bagian atas yang memungkinkan kepala berputar ke
kanan dan ke kiri. Seluruh sistem tersebut menunjukkan kompleksitas desain
tubuh manusia yang memungkinkan berbagai gerakan dilakukan secara seimbang dan
terkoordinasi.
Melalui hadis ini, Rasulullah saw. mengingatkan bahwa setiap nikmat yang diberikan Allah memiliki konsekuensi syukur. Karena itu, seorang muslim dianjurkan memperbanyak sedekah, zikir, tasbih, tahmid, takbir, serta berbagai amal kebajikan sebagai bentuk rasa syukur atas kesehatan dan kesempurnaan anggota tubuh yang telah Allah anugerahkan.
Bagi kaum muslimin, penyebutan
360 sendi dalam hadis menjadi salah satu tanda kebesaran Allah dan bukti
keluasan ilmu-Nya. Hadis tersebut juga mendorong manusia untuk merenungkan
kesempurnaan penciptaan tubuh sekaligus menyadari bahwa ilmu pengetahuan terus
berkembang dalam mengungkap berbagai rahasia anatomi manusia.
Semoga shalawat, salam, dan keberkahan senantiasa tercurah
kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, para sahabat, serta seluruh pengikut
beliau hingga hari kiamat. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Komentar 0