40 HADIS HALAL DAN HARAM

KTI

Selamat Datang Sahabat Hadis

Cintailah Rasulullah SAW dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan hadisnya, silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan apa yang anda perlukan, semoga bermanfaat.

Foto Ahmat al athos

Tentang Penulis

Ahmat al athos

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Penyusun: Ahmat al athos

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan Mengelabui atau Memanipulasi Hukum Allah

Disusun oleh: Ahmat al athos (@al_Atos) · Bagian dari 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Hadis

ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ: بَلَغَ عُمَرَ أَنَّ فُلَانًا بَاعَ خَمْرًا، فَقَالَ: قَاتَلَ اللَّهُ فُلَانًا، أَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ، حُرِّمَتْ عَلَيْهِمُ الشُّحُومُ فَجَمَّلُوهَا ثُمَّ بَاعُوهَا. (رواه البخاري: ٢١١٠ )[1]

Terjemahan

Hadis dari Ibnu Abbas RA berkata: telah sampai kepada Umar RA bahwa seseorang menjual khamar, maka ia berkata: semoga Allah membinasakan si fulan. Tidakkah ia mengetahui bahwa Rasulullah SAW bersabda: semoga Allah membinasakan orang-orang Yahudi, karena Allah mengharamkan lemak (hewan) atas mereka, lalu mereka meleburkannya kemudian menjualnya. (HR al-Bukhari:  2110)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan larangan mengelabui atau memanipulasi hukum Allah dengan cara mencari-cari alasan agar sesuatu yang haram menjadi seolah-olah halal. Diceritakan bahwa kaum Yahudi mengakali larangan Allah dengan melebur lemak yang diharamkan lalu menjualnya, dan perbuatan seperti ini dikecam keras. Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa segala bentuk rekayasa untuk menghalalkan yang haram tetap dihukumi haram. Dalam Islam, yang dinilai bukan hanya bentuk luar perbuatan, tetapi juga niat dan hakikat dari tindakan tersebut.

Referensi

  1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, Juz 2, h. 774.

Komentar 0