Hadis tentang Malaikat Mencatat yang Datang ke Mesjid
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَقَفَتِ الْمَلَائِكَةُ عَلَى بَابِ الْمَسْجِدِ يَكْتُبُونَ الْأَوَّلَ فَالْأَوَّلَ، وَمَثَلُ الْمُهَجِّرِ كَمَثَلِ الَّذِي يُهْدِي بَدَنَةً، ثُمَّ كَالَّذِي يُهْدِي بَقَرَةً، ثُمَّ كَبْشًا، ثُمَّ دَجَاجَةً، ثُمَّ بَيْضَةً، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ طَوَوْا صُحُفَهُمْ وَيَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ) (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٨٨٧)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: Nabi SAW bersabda: Apabila hari Jumat tiba, para malaikat berdiri di pintu masjid untuk mencatat orang yang datang pertama kali, kemudian berikutnya dan berikutnya. Perumpamaan orang yang datang awal (ke masjid) adalah seperti orang yang berkurban seekor unta, kemudian (yang datang berikutnya) seperti orang yang berkurban seekor sapi, kemudian seperti seekor domba, kemudian seperti seekor ayam, lalu seperti sebutir telur. Apabila imam telah keluar (untuk khutbah), para malaikat melipat catatan mereka dan ikut mendengarkan zikir (khutbah). (HR. Bukhari: 887)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa pada hari Jumat para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid untuk mencatat nama orang yang datang lebih awal ke masjid. Orang yang datang paling awal mendapatkan pahala yang sangat besar, diibaratkan seperti orang yang berkurban seekor unta, kemudian pahala tersebut berkurang sesuai dengan urutan kedatangan jamaah berikutnya. Ketika imam telah naik mimbar untuk menyampaikan khutbah, para malaikat menutup catatan mereka dan ikut mendengarkan khutbah. Hadis ini menunjukkan betapa besar penghargaan Allah kepada orang yang mempersiapkan diri lebih awal untuk salat Jumat. Oleh karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk tidak menunda-nunda keberangkatannya ke masjid agar memperoleh keutamaan dan pahala yang lebih besar.
Referensi
- Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006), Juz 1, h. 215.

Komentar 0