40 HADIS HAJI DAN UMRAH

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis Haji dan Umrah

Silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat.

Tentang Penulis

Muhammad Rikfat

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

37 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HAJI DAN UMRAH

Penyusun: Muhammad Rikfat

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Belari-lari pada Thawaf Qudum

Disusun oleh: Muhammad Rikfat (@Muhammad_Rikfat) · Bagian dari 40 HADIS HAJI DAN UMRAH

Hadis

عَنِ ابْنِ عُمَرَ - رضى الله عنهما - أَنَّ النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ إِذَا طَافَ بِالْبَيْتِ الطَّوَافَ الْأَوَّلَ يَخْبُ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ ، وَيَمْشِي أَرْبَعَةً ، وَأَنَّهُ كَانَ يَسْعَى بَطْنَ الْمَسِيلِ إِذَا طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ . (رواه البخاري : ١٦١٧)[1]

Terjemahan

Dari Ibnu Umar RA, bahwasanya Nabi SAW jika melakukan thawaf yang pertama (thawaf qudum), beliau berlari-lari kecil (khabb) pada tiga putaran pertama, dan berjalan biasa pada empat putaran sisanya. Dan beliau berlari kecil di tengah lembah saat sa'l antara Shafa dan Marwah." (HR al-Bukhari: 1617)

Isi Kadungan Hadis

Hadis ini sangat penting bagi jemaah untuk memahami status hukum thawaf. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ibadah thawaf itu pada hakikatnya sama seperti shalat. Satu-satunya perbedaan mendasar adalah dalam thawaf kita diperbolehkan untuk berbicara. Karena statusnya yang setara dengan shalat, maka berlaku syarat kesucian yang sama, yaitu jemaah wajib dalam keadaan suci dari hadas (berwudhu). Jika seseorang berbicara saat thawaf, Nabi mengingatkan agar pembicaraan tersebut hanya berisi hal-hal yang baik atau zikir.

Referensi

  1. Ahmad bin Syu'aib an-Nasa'i, Sunan an-Nasa'i, no. 3029. 

Komentar 0