Hadis tentang Al-Idhthiba'
Hadis
عَنِ ابْنِ يَعْلَى بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ يَعْلَى أَنَّ النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم - طَافَ مُضْطَبِعًا. قَالَ قَبِيصَةً وَعَلَيْهِ بُرْدٌ. (رواه ابن ماجه ٣٠٦٧)[1]
Terjemahan
"Dari Ibnu Ya'la bin Umayyah, dari ayahnya (Ya'la), bahwasanya Nabi SAW melakukan thawaf dalam keadaan idhthiba'. Qabisah berkata: 'Dan beliau mengenakan kain burdah." (HR Ibnu Majah: 3067)
Isi Kandungan
Idhthiba' adalah tata cara khusus bagi jemaah laki-laki dalam mengenakan kain ihram saat melakukan Thawaf Qudum. Caranya adalah dengan melingkarkan kain ihram di bawah ketiak kanan dan menyampirkan ujungnya di bahu kiri, sehingga bahu kanan tetap terbuka. Hadis ini mengonfirmasi bahwa Nabi melakukan hal tersebut, yang secara simbolis menunjukkan kekuatan dan kesiapan fisik jemaah.
Referensi
Muslim bin al-Hajjaj, Shahih Muslim, no. 3190. (Keringanan bagi jamaah yang lemah di Muzdalifah).

Komentar 0