Hadis Tentang Larangan Banyak Berbicara yang Tidak Bermanfaat
Hadis
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ لاَ تُكْثِرُوا الْكَلاَمَ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ فَإِنَّ كَثْرَةَ الْكَلاَمِ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ قَسْوَةٌ لِلْقَلْبِ وَإِنَّ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنَ اللَّهِ الْقَلْبُ الْقَاسِي حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي النَّضْرِ حَدَّثَنِي أَبُو النَّضْرِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَاطِبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ نَحْوَهُ بِمَعْنَاهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَاطِبٍ ( وَرَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ) (٢٤١١ )
Terjemahan
Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Dinar, dari Ibn ‘Umar, yang berkata RA: Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian banyak bicara tanpa mengingat Allah, karena banyak bicara tanpa mengingat Allah menyebabkan kerasnya hati; dan sesungguhnya, orang yang paling jauh dari Allah adalah orang yang berhati keras." Abu Bakr bin Abi An-Nadr meriwayatkan kepada kami dan Abu An-Nadr meriwayatkan kepadaku dari Ibrahim bin ‘Abdullah bin Hatib, dari ‘Abdullah bin Dinar, dari Ibn ‘Umar,RA dari Nabi SAW, sebuah riwayat serupa yang menyampaikan makna yang sama. Abu ‘Isa berkata: Ini adalah hadis Hasan Gharib kami tidak mengetahuinya kecuali melalui riwayat Ibrahim bin ‘Abdullah bin Hatib ( HR Tirmidzi No Hadis 2411)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya menjaga lisannya dan tidak memperbanyak perkataan yang tidak bermanfaat. Rasulullah SAW menganjurkan agar ucapan seorang mukmin dipenuhi dengan zikir kepada Allah, nasihat, ilmu, dan perkataan yang membawa kebaikan, karena ucapan yang baik dapat mendekatkan seseorang kepada Allah Swt. Hadis ini juga menjelaskan bahwa terlalu banyak berbicara tentang hal-hal yang sia-sia dapat menyebabkan hati menjadi keras. Hati yang keras akan sulit menerima nasihat, enggan mengingat Allah, dan berkurang kepekaannya terhadap kebenaran. Oleh karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk mengendalikan lisannya dan menghindari perkataan yang tidak memiliki manfaat. Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa orang yang memiliki hati keras merupakan orang yang jauh dari rahmat dan pertolongan Allah. Kekerasan hati lahir dari kelalaian dalam mengingat Allah serta kebiasaan melakukan perbuatan yang tidak bermanfaat, termasuk berbicara secara berlebihan tanpa tujuan yang baik. Dengan demikian, hadits ini mengandung pelajaran bahwa menjaga ucapan, meningkatkan zikir kepada Allah, dan menghindari ucapan yang tidak berguna adalah salah satu cara untuk menjaga hati yang lembut, meningkatkan ketakwaan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Referensi
1.Jami' at-Tirmidzi , Kitab Az-Zuhd , hadits No.2411

Komentar 0