40 HADIS MENJAGA LISAN

KTI

Assalamu'alaikum,Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis menjaga Lisan

Aplikasi Menjaga lisan adalah aplikasi edukasi yang membantu pengguna memahami pentingnya menjaga ucapan sesuai ajaran Islam. Aplikasi ini berisi hadis-hadis tentang menjaga lisan, penjelasan kandungan hadis, tips berbicara yang baik, serta pengingat untuk menghindari perkataan buruk seperti ghibah, fitnah, dan dusta. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat meningkatkan akhlak dan membiasakan diri untuk berkata baik atau diam.

Foto Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Yusra Muhammad Hafiz

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS MENJAGA LISAN

Penyusun: Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis Tentang Seorang Mukmin dalam Menjaga Lisan

Disusun oleh: Yusra Muhammad Hafiz (@yusrahafiz103) · Bagian dari 40 HADIS MENJAGA LISAN

Hadis

عَنْ إِسْرَائِيلَ  عَنِ الأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلاَ اللَّعَّانِ وَلاَ الْفَاحِشِ وَلاَ الْبَذِيءِ‏ ‏‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ (‏‏رَوَاهُ  التِّرْمِذِيِّ) ( ١٩٧٧)

Terjemahan

Dari Abdullah bin Mas'ud RA, ia berkata, Rasulullah bersabda: Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, bukan pula orang yang suka melaknat, bukan orang yang berkata keji, dan bukan pula orang yang berkata kotor.(HR Tirmidzi No 1977)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa akhlak seorang mukmin tercermin dari lisannya. Seorang mukmin tidak suka mencela, melaknat, berkata keji, maupun mengucapkan kata-kata kotor. Oleh karena itu, setiap muslim diperintahkan untuk menjaga lisannya, berbicara dengan sopan, dan berakhlak mulia dalam Kehidupan  sehari-hari.

Referensi

1.Sunan at-Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah, Bab Mā Jā’a fī al-La‘nah, Hadis No. 1977.

Komentar 0