Hadis Tentang Keutamaan Menjaga Lisan
Hadis
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَسُولِ اللَّهِ قَالَ مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ (رواه البخاري)(٦٤٧٤)
Terjemahan
Barang siapa menjamin bagiku apa yang berada di antara dua rahangnya lisannya dan apa yang berada di antara kedua kakinya dari Kemaluanya , maka aku menjamin baginya surga (HR al- Bukhori No 6474)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa menjaga lisan dan kemaluan merupakan dua amalan yang sangat penting dalam Islam dan menjadi tanda kesempurnaan iman seorang muslim. Rasulullah SAW memberikan jaminan surga kepada orang yang mampu menjaga lisannya dari segala bentuk ucapan yang diharamkan, seperti dusta, ghibah, fitnah, namimah, dan perkataan yang menyakiti orang lain, serta menjaga kemaluannya dari perbuatan zina dan segala bentuk maksiat. Hadis ini juga mengajarkan pentingnya pengendalian diri terhadap hawa nafsu, karena kebanyakan manusia terjerumus ke dalam dosa akibat tidak mampu mengendalikan lisan dan syahwatnya. Dengan menjaga kedua hal tersebut, seorang muslim telah menjaga hak Allah dan hak sesama manusia, mencerminkan akhlak yang mulia, serta menempuh jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana dijelaskan oleh para ulama dalam Fatḥ al-Bari menjaga lisan dan kemaluan merupakan salah satu sebab utama yang mengantarkan seorang hamba kepada keridaan Allah dan memperoleh jaminan surga dari Rasulullah SAW
Referensi
1.Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb ar-Riqāq, Bāb Ḥifẓ al-Lisān, Hadis No. 6474.

Komentar 0