40 HADIS MENJAGA LISAN

KTI

Assalamu'alaikum,Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis menjaga Lisan

Aplikasi Menjaga lisan adalah aplikasi edukasi yang membantu pengguna memahami pentingnya menjaga ucapan sesuai ajaran Islam. Aplikasi ini berisi hadis-hadis tentang menjaga lisan, penjelasan kandungan hadis, tips berbicara yang baik, serta pengingat untuk menghindari perkataan buruk seperti ghibah, fitnah, dan dusta. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat meningkatkan akhlak dan membiasakan diri untuk berkata baik atau diam.

Foto Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Yusra Muhammad Hafiz

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS MENJAGA LISAN

Penyusun: Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis Tentang Keutamaan Menjaga Lisan

Disusun oleh: Yusra Muhammad Hafiz (@yusrahafiz103) · Bagian dari 40 HADIS MENJAGA LISAN

Hadis

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ   رَسُولِ اللَّهِ  قَالَ  ‏ مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ ‏‏(‏رواه البخاري)(٦٤٧٤)

Terjemahan


Barang siapa menjamin bagiku apa yang berada di antara dua rahangnya lisannya dan apa yang berada di antara kedua kakinya dari Kemaluanya , maka aku menjamin baginya surga (HR al- Bukhori No 6474)

Isi Kandungan Hadis 

Hadis ini menjelaskan bahwa menjaga lisan dan kemaluan merupakan dua amalan yang sangat penting dalam Islam dan menjadi tanda kesempurnaan iman seorang muslim. Rasulullah SAW  memberikan jaminan surga kepada orang yang mampu menjaga lisannya dari segala bentuk ucapan yang diharamkan, seperti dusta, ghibah, fitnah, namimah, dan perkataan yang menyakiti orang lain, serta menjaga kemaluannya dari perbuatan zina dan segala bentuk maksiat. Hadis ini juga mengajarkan pentingnya pengendalian diri terhadap hawa nafsu, karena kebanyakan manusia terjerumus ke dalam dosa akibat tidak mampu mengendalikan lisan dan syahwatnya. Dengan menjaga kedua hal tersebut, seorang muslim telah menjaga hak Allah dan hak sesama manusia, mencerminkan akhlak yang mulia, serta menempuh jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana dijelaskan oleh para ulama dalam Fatḥ al-Bari menjaga lisan dan kemaluan merupakan salah satu sebab utama yang mengantarkan seorang hamba kepada keridaan Allah dan memperoleh jaminan surga dari Rasulullah SAW 

Referensi

1.Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb ar-Riqāq, Bāb Ḥifẓ al-Lisān, Hadis No. 6474.

Komentar 0