40 HADIS SYUKUR

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur

Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur menyajikan kumpulan hadis pilihan mengenai syukur kepada Allah SWT. Aplikasi ini membantu pengguna memahami keutamaan, manfaat, dan cara menerapkan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.

Tentang Penulis

M. Farhan Maulana

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYUKUR

Penyusun: M. Farhan Maulana

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Dzikir Pagi dan Petang sebagai Bentuk Syukur

Disusun oleh: M. Farhan Maulana (@Farhan) · Bagian dari 40 HADIS SYUKUR

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَنَّامٍ الْبَيَاضِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ يَوْمِهِ وَمَنْ قَالَ مِثْلَ ذَلِكَ حِينَ يُمْسِي فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ لَيْلَتِهِ. (رَوَاهُ أَبِي دَاوُدَ: ٤٤١١)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah bin Ghannam Al Bayaadhi bahwa Rasulullah SAW bersabda: “barangsiapa mengucapkan saat waktu pagi: Allahumma Maa Ashbaha Bii Min Ni’matin Faminka Wahdaka Laa Syariika Laka Falakal Hamdu Wa Lakasy Syukru (Ya Allah, pagi ini tidak ada nikmat yang ada padaku kecuali dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu lah segala puji dan syukur), maka ia telah berbuat syukur pada harinya itu, dan barangsiapa mengucapkannya pada waktu sore maka ia telah berbuat syukur untuk waktu malamnya.” (HR. Abu Daud 4411).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu bentuk syukur kepada Allah SWT adalah dengan mengakui bahwa seluruh nikmat yang diterima berasal dari-Nya semata. Melalui doa yang dibaca pada waktu pagi dan sore, seorang muslim menegaskan keesaan Allah SWT, memuji-Nya, serta menyatakan rasa syukur atas segala karunia yang telah diberikan. Pengakuan tersebut merupakan wujud keimanan dan kesadaran bahwa tidak ada satu pun nikmat yang diperoleh tanpa kehendak Allah SWT. Selain itu, hadis ini menunjukkan pentingnya membiasakan zikir dan doa pada waktu pagi dan sore sebagai sarana memperbarui rasa syukur setiap hari. Dengan senantiasa mengingat Allah SWT dan mengucapkan puji serta syukur kepada-Nya, seseorang akan lebih menyadari besarnya nikmat yang dimiliki, terhindar dari sikap lalai dan kufur nikmat, serta terdorong untuk memanfaatkan setiap karunia Allah SWT dalam ketaatan dan amal saleh.

Referensi

1. Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats al-Sijistani, Sunan Abi Dawud (Beirut: Dar al-Fikr, 1994), Juz 4, h. 318.

Komentar 0