40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah di Akhir Zaman

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ-صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « سَتَكُونُ هِجْرَةٌ بَعْدَ هِجْرَةٍ فَخِيَارُ أَهْلِ الأَرْضِ أَلْزَمُهُمْ مُهَاجَرَ إِبْرَاهِيمَ وَيَبْقَى فِى الأَرْضِ شِرَارُ أَهْلِهَا تَلْفِظُهُمْ أَرَضُوهُمْ تَقْذَرُهُمْ نَفْسُ اللَّهِ وَتَحْشُرُهُمُ النَّارُ مَعَ الْقِرَدَةِ وَالْخَنَازِيرِ ». (رواه ابو داود: ٢٤٨٤)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah ibn Amr, yang berkata: “aku mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘akan ada hijrah demi hijrah. Orang-orang terbaik di bumi adalah mereka yang paling mengikuti hijrahnya Nabi Ibrahim. Sedangkan orang-orang terburuk di bumi adalah mereka yang tetap tinggal (enggan berhijrah), sehingga negeri mereka menolak mereka. Allah membenci mereka, dan api neraka akan mengumpulkan mereka bersama kera dan babi". (HR Abu Dawud: 2484)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa hijrah tidak hanya terjadi pada masa Rasulullah SAW, tetapi akan terus berlangsung dalam berbagai bentuk sepanjang perjalanan umat Islam. Hijrah yang dimaksud tidak hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah dari lingkungan yang buruk menuju lingkungan yang lebih baik untuk menjaga dan menguatkan keimanan. Hadis ini menegaskan bahwa orang-orang terbaik adalah mereka yang mengikuti jejak Nabi Ibrahim AS dalam berhijrah dan berkorban demi mempertahankan keimanan. Nabi Ibrahim meninggalkan kampung halamannya karena ketaatan kepada Allah SWT, sehingga beliau menjadi teladan bagi orang-orang yang rela meninggalkan sesuatu yang dicintai demi agama dan kebenaran. Selain itu, hadis ini mengajarkan pentingnya memilih lingkungan yang mendukung ketaatan kepada Allah.

Referensi

  1. Abu Daud Sulaiman, Sunan Abu Daud (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 7, h 344.

Komentar 0