Hadis tentang Hijrah bukan Lari dari Hidup
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لاَ يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمُ الْمَوْتَ إِمَّا مُحْسِنًا فَلَعَلَّهُ أَنْ يَزْدَادَ خَيْرًا وَإِمَّا مُسِيئًا فَلَعَلَّهُ أَنْ يَسْتَعْتِبَ ». (رواه النسائي: ١٨٢٩)[١]
Terjemahan
Hadis dari riwayat Abu Hurayrah, bahwa RasulullahSAW bersabda: “tidak seorang pun di antara kalian yang menginginkan kematian. Jika ia adalah orang yang saleh, mungkin amal kebaikannya akan bertambah, dan jika ia adalah orang yang berdosa, mungkin ia akan bertaubat”. (HR al-Nasa’i: 1829)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengajarkan pentingnya menghargai kehidupan sebagai amanah dari Allah. Seorang muslim hendaknya memandang setiap hari sebagai kesempatan untuk menambah kebaikan, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan bekal menuju akhirat. Dengan sikap demikian, kehidupan tidak hanya menjadi perjalanan menuju kematian, tetapi juga menjadi sarana untuk meraih rahmat, ampunan, dan keridaan Allah SWT melalui amal saleh dan taubat yang terus-menerus.
Referensi
- Imam al-Hafiz Abi Abdurrahman Ahmad bin Syua’ib bin Ali Al-Khurasani An-Nasai, Sunan An-Nasai, Bab 6, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), h. 382.

Komentar 0