40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah sebagai Keutamaan dalam Islam

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنِ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْلاَ الْهِجْرَةُ لَكُنْتُ امْرَأً مِنَ الأَنْصَارِ ». (رواه الترمذي: ٣٨٩٩)[١] 

Terjemahan

Hadis dari al-Tufayl bin Ubayy bin Ka'b, berdasarkan riwayat dari ayahnya, yang berkata: Rasulullah SAW bersabda: "sekiranya bukan karena hijrah, aku pasti termasuk golongan Ansar”. (HR al-Tirmidzi: 3899)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menunjukkan besarnya kecintaan Rasulullah SAW kepada kaum Anshar, yaitu penduduk Madinah yang menyambut, melindungi, dan menolong kaum Muhajirin ketika mereka berhijrah dari Makkah. Melalui sabdanya, Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa seandainya tidak ada ketentuan hijrah yang menjadikan beliau termasuk golongan Muhajirin, maka beliau akan memilih menjadi bagian dari kaum Anshar karena kemuliaan dan pengorbanan mereka. Hadis ini mengajarkan tentang pentingnya persaudaraan, solidaritas, dan sikap saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat. Kaum Anshar memberikan contoh nyata dengan menerima kaum Muhajirin sebagai saudara, berbagi tempat tinggal, harta, dan berbagai kebutuhan hidup tanpa mengharapkan balasan duniawi. Sikap tersebut menjadi teladan bagi umat Islam dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Selain itu, hadis ini menunjukkan penghargaan Islam terhadap orang-orang yang berjuang dan berkorban demi agama.

Referensi

  1. Abū ʿĪsā Muḥammad ibn ʿĪsā al-Tirmiżī, Sunan Tirmidzi. (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 5, h. 712.

Komentar 0