40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Batas Akhir Hijrah (Taubat)

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : « إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ ». (رواه ابو داود: ٤٣٩٤)[١] 

Terjemahan

Hadis dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, yang bersabda: “sesungguhnya Allah menerima taubat hambanya selama ia belum mencapai titik kematian”. (HR Abu Dawud: 4394)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa Allah SWT senantiasa membuka pintu taubat bagi hambanya selama nyawa belum sampai di tenggorokan (ghargharah), yaitu saat seseorang berada pada sakaratul maut menjelang kematian. Selama seseorang masih hidup dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, Allah tetap memberikan peluang untuk kembali kepadanya dengan taubat yang tulus. Hadis ini menunjukkan luasnya rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Sebesar apa pun dosa yang pernah dilakukan seseorang, Allah tetap bersedia menerima taubatnya apabila ia benar-benar menyesali perbuatannya, meninggalkan dosa tersebut, dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Hal ini memberikan harapan bagi setiap muslim agar tidak berputus asa dari ampunan Allah. Selain itu, hadis ini menjadi peringatan agar manusia tidak menunda-nunda taubat.

Referensi

  1.  Abu Daud Sulaiman, Sunan Abu Daud (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 12, h 459.

Komentar 0