40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah menjadi Komitmen Islam

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

حَدَّثَنِى مُجَاشِعُ بْنُ مَسْعُودٍ السُّلَمِىُّ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أُبَايِعُهُ عَلَى الْهِجْرَةِ فَقَالَ « إِنَّ الْهِجْرَةَ قَدْ مَضَتْ لأَهْلِهَا وَلَكِنْ عَلَى الإِسْلاَمِ وَالْجِهَادِ وَالْخَيْرِ ». (رواه مسلم: ٤٩٣٣)[١] 

Terjemahan

Mujashi` ibn Mas`ud al-Sulami memberi tahu: saya datang kepada Nabi SAW untuk berbaiat kepadanya untuk hijrah, dan beliau berkata: “hijrah telah berlalu bagi kaumnya, tetapi itu adalah untuk Islam, jihad, dan amal kebaikan." (HR Muslim: 4933)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa kewajiban hijrah dari Makkah ke Madinah telah berakhir setelah terjadinya Penaklukan Makkah. Ketika Mujasyi' bin Mas'ud as-Sulami datang kepada Rasulullah SAW. untuk berbaiat atas hijrah, beliau menjelaskan bahwa masa hijrah yang diwajibkan kepada kaum Muslimin telah berlalu. Dengan demikian, baiat tidak lagi dilakukan atas dasar hijrah sebagaimana pada masa awal Islam. Hadis ini menunjukkan bahwa meskipun hijrah dalam bentuk perpindahan dari Makkah ke Madinah telah berakhir, kewajiban untuk berpegang teguh pada Islam tetap berlaku sepanjang waktu. Seorang muslim harus senantiasa menjaga keimanan, menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya dalam setiap keadaan. Selain itu, Rasulullah SAW. mengarahkan baiat tersebut kepada Islam, jihad, dan kebaikan. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan dalam agama tidak berhenti dengan berakhirnya hijrah.

Referensi

  1.   Al-Imam Muslim, Shahih Muslim, (Beirut: Dar Al-kutub Al-Ilmiyah, 2008). Cet. ke-3, Juz 6, h 27.

Komentar 0