40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Definisi Hijrah Sejati

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو وَعِنْدَهُ الْقَوْمُ حَتَّى جَلَسَ عِنْدَهُ فَقَالَ أَخْبِرْنِى بِشَىْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-. فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ ». (رواه ابو داود: ٢٤٨٣)[١] 

Terjemahan

Hadis dari Abdullah bin Amr seorang pria datang kepadanya, lalu ia duduk bersamanya dan berkata, “ceritakan kepadaku sesuatu yang kamu dengar dari Rasulullah SAW.” Pria itu berkata, “aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘seorang muslim adalah orang yang dari lidah dan tangannya muslim lainnya merasa aman, dan seorang muhajirin sejati adalah orang yang meninggalkan apa yang telah diharamkan Allah”. (HR Abu Dawud: 2483)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan hakikat seorang muslim yang sejati, yaitu orang yang mampu menjaga lisan dan perbuatannya sehingga tidak menyakiti orang lain. Rasulullah SAW menegaskan bahwa seorang muslim adalah orang yang membuat sesama muslim merasa aman dari gangguan lidahnya, seperti ucapan kasar, fitnah, ghibah, hinaan, maupun perkataan yang menyakiti hati. Selain itu, ia juga menjaga tangannya dari perbuatan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain. Hadis ini mengajarkan bahwa keislaman seseorang tidak hanya diukur dari ibadah ritual yang dilakukannya, tetapi juga dari akhlak dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Seorang muslim yang baik harus mampu menjaga hubungan sosial yang harmonis dengan sesama melalui perkataan dan tindakan yang baik. Selain menjelaskan tentang muslim sejati, hadis ini juga memberikan makna yang lebih luas tentang hijrah.

Referensi

  1. Abu Daud Sulaiman, Sunan Abu Daud (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 7, h 342.

Komentar 0