40 HADIS ZINA

KTI

أهلاً وسهلاً

Aplikasi ini merupakan kumpulan hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas berbagai aspek zina, mulai dari larangan mendekati zina, sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya, dampak buruk yang ditimbulkan, hingga hukuman bagi pelakunya.

Foto Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Muhammad Rayhan Rabbani

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ZINA

Penyusun: Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Ampunan Allah SWT bagi Seorang Wanita Pezina yang Memberi Minum Seekor Anjing

Disusun oleh: Muhammad Rayhan Rabbani (@rayy_) · Bagian dari 40 HADIS ZINA

Hadis

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ-رضى الله عنه-عَنْ رَسُولِ اللَّهِ-صلى الله عليه وسلم-قَالَ غُفِرَ لاِمْرَأَةٍ مُومِسَةٍ مَرَّتْ بِكَلْبٍ عَلَى رَأْسِ رَكِىٍّ يَلْهَثُ, قَالَ كَادَ يَقْتُلُهُ الْعَطَشُ, فَنَزَعَتْ خُفَّهَا, فَأَوْثَقَتْهُ بِخِمَارِهَا, فَنَزَعَتْ لَهُ مِنَ الْمَاءِ, فَغُفِرَ لَهَا بِذَلِكَ.(رواه البخاري: ٣٣٢١)[١]

Terjemahan

Dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, Ia bersabda: "Seorang wanita pezina diampuni dosanya karena ia melewati seekor anjing yang berada di dekat sebuah sumur. Anjing itu menjulurkan lidahnya karena kehausan yang hampir membinasakannya. Lalu wanita itu melepaskan sepatunya, mengikatnya dengan kerudungnya, kemudian menimba air untuk diminumkan kepada anjing tersebut. Karena perbuatannya itu, Allah SWT mengampuni dosa-dosanya." (HR al-Bukhari: 3321).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menunjukkan bahwa kasih sayang kepada seluruh makhluk merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah Swt. Meskipun wanita tersebut dikenal sebagai seorang pezina dan memiliki banyak dosa, keikhlasannya dalam menolong seekor anjing yang sedang kehausan menjadi sebab Allah memberikan ampunan kepadanya. Hal ini menunjukkan bahwa pintu taubat dan rahmat Allah SWT selalu terbuka bagi siapa saja yang kembali kepada-Nya dengan amal kebaikan yang tulus. Selain itu, hadis ini mengajarkan pentingnya berbuat baik kepada hewan. Dalam Islam, hewan juga memiliki hak untuk diperlakukan dengan baik, diberi makan, dan diberi minum. Menyakiti atau menelantarkan hewan merupakan perbuatan yang tercela, sedangkan berbuat ihsan kepada hewan dapat menjadi sebab datangnya rahmat dan ampunan Allah. Hadis ini juga menegaskan bahwa seseorang tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah. Sebesar apa pun dosa yang pernah dilakukan, apabila disertai taubat yang tulus dan amal saleh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Referensi

  1. Abū 'Abd Allāh Muḥammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb Badʾ al-Khalq, Bāb Khams Khisāl min ad-Dawābb, no. hadis 3321, jil. 11 (Beirut: Dār Ṭawq al-Najāh, 1422 H), hlm. 476.

Komentar 0