40 HADIS ZINA

KTI

أهلاً وسهلاً

Aplikasi ini merupakan kumpulan hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas berbagai aspek zina, mulai dari larangan mendekati zina, sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya, dampak buruk yang ditimbulkan, hingga hukuman bagi pelakunya.

Foto Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Muhammad Rayhan Rabbani

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ZINA

Penyusun: Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang tidak Beriman Orang yang Berzina

Disusun oleh: Muhammad Rayhan Rabbani (@rayy_) · Bagian dari 40 HADIS ZINA

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ, وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِ ينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ, وَلَا يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ، وَلَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً يَرْفَعُ النَّاسُ إِلَيْهِ فِيهَا أَبْصَارَهُمْ حِينَ يَنْتَهِبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ. (رواه البخاري: ٢٣٤٣)[١]

Terjemahan

Hadis  dari Abu Hurairah RA berkata: Nabi SAW bersabda: "Seorang pezina tidak sempurna imannya ketika sedang berzina, dan seorang peminum khamer tidak sempurna imannya ketika sedang minum-minum dan seorang pencuri tidak sempurna imannya ketika sedang mencuri dan seorang yang merampas hak orang agar pandangan manusia tertuju kepadanya tidak sempurna imannya ketika dia merampasnya."(HR al-Bukhari: 2343)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa seseorang yang melakukan zina, meminum khamar, mencuri, atau merampas harta orang lain secara terang-terangan tidak berada dalam keadaan iman yang sempurna ketika melakukan perbuatan tersebut. Maksud dari sabda Nabi SAW “tidak berzina seorang pezina ketika ia berzina sedang ia beriman” bukanlah bahwa pelaku maksiat keluar dari Islam, melainkan iman yang ada dalam dirinya sedang melemah dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga ia berani melakukan dosa besar. Hadis ini menunjukkan bahwa iman memiliki pengaruh yang kuat dalam mencegah seseorang dari perbuatan maksiat. Semakin kuat iman seseorang, semakin besar kemampuannya untuk menahan diri dari perbuatan dosa. Sebaliknya, ketika iman melemah, seseorang lebih mudah terjerumus ke dalam berbagai bentuk kemaksiatan. Dari hadis ini, umat Islam diajarkan untuk senantiasa menjaga dan memperkuat iman melalui ibadah, zikir, membaca Al-Qur'an, serta menjauhi segala hal yang dapat mengantarkan kepada kemaksiatan. Dengan demikian, seorang Muslim dapat menjaga dirinya dari perbuatan dosa dan tetap berada dalam jalan yang diridhai Allah SWT.

Referensi

  1.  Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, karya Muḥammad ibn Ismāʿīl al-Bukhārī (Damaskus–Beirut: Dār Ibn Kathīr, 2002), jil. 5, hlm. 96

Komentar 0