40 HADIS ZINA

KTI

أهلاً وسهلاً

Aplikasi ini merupakan kumpulan hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas berbagai aspek zina, mulai dari larangan mendekati zina, sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya, dampak buruk yang ditimbulkan, hingga hukuman bagi pelakunya.

Foto Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Muhammad Rayhan Rabbani

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ZINA

Penyusun: Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Anjuran Bertaubat dan Meninggalkan Perbuatan Zina

Disusun oleh: Muhammad Rayhan Rabbani (@rayy_) · Bagian dari 40 HADIS ZINA

Hadis

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَتَانِي آتٍ مِنْ رَبِّي فَأَخْبَرَنِي - أَوْ قَالَ: بَشَّرَنِي - أَنَّهُ مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِي لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ. قُلْتُ: وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ؟ قَالَ: وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَق. (رواه البخاري: ١١٨٠)[١]

Terjemahan 

Hadis dari Abu Dzarr RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Telah datang kepadaku seorang utusan dari Tuhanku, lalu ia memberitahuku atau beliau bersabda: memberikan kabar gembira kepadaku bahwa siapa saja dari umatku yang meninggal dunia dalam keadaan tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga." Aku (Abu Dzarr) bertanya, "Meskipun ia berzina dan meskipun ia mencuri?" Beliau menjawab, "Meskipun ia berzina dan meskipun ia mencuri.(HR al-Bukhari: 1180)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan besarnya rahmat Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW serta pentingnya menjaga tauhid. Rasulullah SAW mengabarkan bahwa siapa saja yang meninggal dunia tanpa menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apa pun akan memperoleh jaminan masuk surga. Ketika Abu Dzar bertanya apakah hal itu juga berlaku bagi orang yang pernah melakukan zina dan pencurian, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ia tetap akan masuk surga meskipun pernah melakukan kedua dosa tersebut. Dalam kaitannya dengan zina, hadis ini menunjukkan bahwa zina merupakan dosa besar yang sangat dilarang dalam Islam, namun dosa tersebut tidak mengeluarkan seseorang dari Islam selama ia masih memiliki keimanan dan tidak melakukan syirik kepada Allah. Seorang muslim yang melakukan zina tetap berkewajiban untuk bertaubat dan memperbaiki dirinya. Jika Allah menghendaki, pelaku dosa besar dapat memperoleh ampunan-Nya atau terlebih dahulu mendapatkan hukuman atas dosanya sebelum akhirnya masuk surga. Oleh karena itu, hadis ini tidak dimaksudkan untuk meremehkan dosa zina, melainkan untuk menegaskan bahwa tauhid merupakan landasan utama keselamatan seorang hamba dan bahwa rahmat Allah lebih luas daripada dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia.

Referensi

  1. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, karya Muḥammad ibn Ismāʿīl al-Bukhārī (Beirut: Dār Ṭawq an-Najāh, 1422 H), jil. 2, Kitāb al-Janāʾiz, Bāb Mā Qīla fī Aulād al-Musyrikīn, hadis no. 1180.

Komentar 0