Hadis tentang Sabar menahan diri Meminta -minta
Hadis
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ حَتَّى نَفِدَ مَا عِنْدَهُ فَقَالَ مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْر (رواه البخاري: ١٣٧٦)[1]
Terjemahan
Hadis ini dari Abu Sa'id al-Khudri R.A, bahwa: sejumlah orang dari kaum Anshar meminta kepada Rasulullah SAW, maka ia memberi mereka. Kemudian mereka meminta lagi, lalu ia memberi mereka lagi. Kemudian mereka meminta lagi, dan beliau kembali memberi mereka hingga apa yang ada di sisi beliau habis. Lalu beliau bersabda: tidaklah sesuatu kebaikan yang ada padaku akan aku simpan dari kalian. siapa menjaga kehormatan dirinya (tidak meminta-minta), Allah akan menjaganya.Siapa merasa cukup, Allah akan mencukupkannya. Barang siapa bersabar, Allah akan memberinya kesabaran. Tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran. (HR al-Bukhari: 1376)
Isi kandungan Hadis
hadis ini menjelaskan keutamaan sabar sebagai salah satu anugerah terbesar yang diberikan Allah kepada hambanya. Kesabaran diperlukan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, baik berupa kesulitan ekonomi, musibah, maupun cobaan lainnya. Rasulullah SAW, menegaskan bahwa tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran, karena dengan kesabaran seseorang mampu mengendalikan dirinya, tetap teguh dalam ketaatan, serta mampu menghadapi berbagai kesulitan dengan penuh keikhlasan. Oleh karena itu, hadis ini mengajarkan bahwa kebahagiaan dan keberhasilan hidup tidak hanya ditentukan oleh banyaknya harta yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kehormatan diri, merasa cukup, dan bersabar dalam segala keadaan.
Referensi
- Muḥammad ibn Ismaʿīl al-Bukhari, Ṣaḥīḥ al-Bukhari, Kitāb al-Zakah, Bab al-Istiʿfaf ʿan al-Masʾalah, no. 1469.

Komentar 0