40 HADIS SABAR

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis Sabar

Silakan Telusuri Aplikasi 40 Hadis Sabar.

Tentang Penulis

Darwin Lubis

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SABAR

Penyusun: Darwin Lubis

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Sabar Jalan Lurus Menuju Allah SWT

Disusun oleh: Darwin Lubis (@darwinlubis123) · Bagian dari 40 HADIS SABAR

Hadis 

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ حَتَّى إِذَا نَفَدَ مَا عِنْدَهُ قَالَ مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أَعْطَى اللَّهُ أَحَدًا مِنْ عَطَاءٍ أَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ (رواه أبي داوود:١٤٠١ )[1]

Terjemahan 

Hadis ini dari Abu Sa‘id al-Khudri bahwa beberapa orang dari kaum Anshar meminta kepada Rasulullah SAW, memberi mereka, kemudian mereka meminta lagi lalu ia memberi mereka hingga ketika apa yang ada padanya  habis, ia  bersabda: apa saja kebaikan yang ada padaku, maka aku tidak akan menyimpannya dari kalian. Barang siapa menjaga kehormatan diri (tidak meminta-minta), maka Allah akan menjaganya; barang siapa merasa cukup, maka Allah akan mencukupkannya; dan barang siapa berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya sabar. Dan tidaklah Allah memberikan kepada seseorang suatu pemberian yang lebih luas daripada kesabaran. (HR abi Dawud: 1401)

Isi kandungan Hadis 

Hadis ini  menjelaskan bahwa seseorang yang sedang tertimpa musibah hendaknya berusaha mengendalikan emosi dan menerima ketentuan Allah SWT,dengan lapang dada. Ketika wanita tersebut mengetahui bahwa orang yang menasihatinya adalah Rasulullah SAW, ia segera datang untuk meminta maaf. Pada saat itulah Rasulullah SAW, menegaskan bahwa hakikat kesabaran yang sesungguhnya adalah ketika seseorang mampu menahan diri, mengendalikan kesedihan, dan menerima takdir Allah sejak awal datangnya musibah, bukan setelah kesedihan itu berlalu.

Referensi

  1. Al-Bukhari, Ṣaḥīḥ al-Bukhari, Kitab az-Zakah, Bab al-Isti‘fāf ‘an al-Mas’alah, hadis no. 1469

Komentar 0