Hadis tentang Bersedekah di Waktu Subuh
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ العِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا) (رواه البخاري: ١٣٧٤)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA : Bahwa Nabi SAW bersabda:'Tidak ada satu hari pun di mana hamba-hamba Allah bangun di pagi hari, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari keduanya berdoa: "Ya Allah, berikanlah ganti (khalaf) bagi orang yang berinfak," sedangkan malaikat yang satunya lagi berdoa: "Ya Allah, berikanlah kehancuran (talaf) bagi orang yang menahan hartanya (kikir)."(HR al- Bukhari: 1374)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini memberikan perspektif spiritual tentang ekonomi harian seorang Muslim, di mana setiap pagi dimulai dengan dua kemungkinan doa dari makhluk yang paling taat kepada Allah SWT, yaitu malaikat. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa harta tidak akan berkurang karena diberikan di jalan kebaikan, melainkan justru akan mengundang keberkahan dan pergantian dari Allah SWT. Kata "ganti" (khalaf) dalam doa malaikat tersebut tidak hanya bermakna kembalinya uang dalam jumlah yang lebih banyak, tetapi juga mencakup keberkahan pada sisa harta yang dimiliki, ketenangan jiwa, kesehatan, serta perlindungan dari berbagai musibah yang seharusnya menghabiskan harta tersebut. Dengan demikian, berinfak adalah strategi terbaik untuk menjaga keberlangsungan rezeki.Keutamaan Sedekah.
Referensi
1.Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah at-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi (Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Juz. 3. h.1374

Komentar 0