40 HADIS SEDEKAH

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di Aplikasi 40 Hadis Digital tentang Sedekah. Temukan untaian sabda Rasulullah SAW tentang keutamaan berbagi, dan mari bersama-sama menjemput keberkahan di setiap hela nafas kita. Selamat menjelajah dan mengamalkan!"

Foto Daffa Pratama

Tentang Penulis

Daffa Pratama

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SEDEKAH

Penyusun: Daffa Pratama

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Sedekah jariyah

Disusun oleh: Daffa Pratama (@daffapratama_) · Bagian dari 40 HADIS SEDEKAH

Hadis

حدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ الْعَلَاءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ (رواه البخاري:١٦٣١)[1]

Terjemahan

Ismail telah menceritakan kepada kami  Ibnu Ja'far— dari Al-Ala', dari ayahnya, dari Abu Hurairah..."bahwa Rasulullah SAW  bersabda: 'Jika manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak saleh yang mendoakannya'."(HR al- Bukhari : 1631)

Isi Kandungan Hadis

Kandungan hadis ini menegaskan adanya perubahan status hukum dan spiritual seorang mukmin; ketika kematian menjemput, runtuhlah seluruh taklif (beban syariat) sehingga ia tidak lagi memiliki kapasitas untuk memproduksi amal baru demi menambah timbangan pahalanya. Namun, Islam memberikan pengecualian yang logis dan adil melalui sistem transfer pahala berbasis dampak sosial yang berkelanjutan. Tiga amalan yang dikecualikan dalam hadis ini—sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh—memiliki satu benang merah, yaitu kebermanfaatan yang terus hidup dan beregenerasi di dunia nyata, sehingga aliran pahalanya tetap aktif meskipun agen pelakunya telah berada di alam barzakh.

Referensi

1.  Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi Wa Sallam Wa Sunanih Wa Ayyamih, (Dar al- Kutub al-Ilmiah, 1981). Juz 2. h. 1631.

Komentar 0