Hadis tentang Ancaman bagi Orang yang Menyembunyikan Ilmu
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ «مَا مِنْ رَجُلٍ يَحْفَظُ عِلْمًا فَيَكْتُمُهُ إِلاَّ أُتِىَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلْجَمًا بِلِجَامٍ مِنَ النَّارِ». (رواه ابن ماجه: ٢٦٢)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW beliau bersabda: tidaklah ada seseorang yang menghafal/menguasai suatu ilmu lalu dia menyembunyikannya, melainkan dia didatangkan pada hari kiamat dalam keadaan mulutnya dikekang dengan kekang dari api neraka. (HR Ibnu Majah: 262)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa menyembunyikan ilmu yang diketahui, terutama ketika dibutuhkan, merupakan perbuatan yang tercela dan mendapat ancaman berat di hari kiamat. Ilmu adalah amanah yang harus disampaikan dengan jujur dan penuh tanggung jawab, bukan disimpan untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, setiap orang yang berilmu hendaknya berbagi dan mengajarkannya agar memberi manfaat serta menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan.
Referensi
- Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah al-Qazwini, Sunan Ibnu Majah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 1, h. 308.

Komentar 0