Hadis tentang Gambaran Ilmu
Hadis
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ «بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ أُتِيتُ بِقَدَحِ لَبَنٍ، فَشَرِبْتُ حَتَّى إِنِّى لأَرَى الرِّىَّ يَخْرُجُ فِى أَظْفَارِى، ثُمَّ أَعْطَيْتُ فَضْلِى عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ» . قَالُوا فَمَا أَوَّلْتَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ «الْعِلْمَ». (رواه البخاري :٨٢)[١]
Terjemahan
Hadis dari ‘Abdullah bin ‘Umar, bahwasannya Ibnu Umar berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ketika aku sedang tidur, aku bermimpi dibawakan segelas susu, lalu aku meminumnya hingga aku melihat rasa puas (kesegaran airnya) memancar keluar melalui kuku-kukuku. Kemudian, sisa minumanku tersebut aku berikan kepada 'Umar bin Khattab. Para sahabat bertanya: lalu bagaimana engkau menakwilkan mimpi tersebut, wahai Rasulullah SAW? beliau menjawab: (ia adalah) ilmu. (HR al-Bukhari: 82)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa ilmu diibaratkan seperti sesuatu yang memberi kecukupan dan ketenangan, sebagaimana susu yang mengenyangkan tubuh. Ilmu mampu memenuhi kebutuhan hati dan memberikan petunjuk dalam kehidupan. Selain itu, pemberian sisa susu kepada Umar bin Khattab menunjukkan bahwa ilmu dapat diwariskan dan dibagikan kepada orang lain yang layak, sehingga manfaatnya terus berlanjut dan memberikan kebaikan yang luas.
Referensi
- Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il al-Bukhari, al-Jāmi‘ al-Musnad aṣ-Ṣaḥīḥ al-Mukhtaṣar min Umūr Rasūlillāh wa Sunanihi wa Ayyāmih, (Kairo: Dar al-Hadith), Jilid 1, h. 157.

Komentar 0