40 HADIS ILMU

KTI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang silahkan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Serni

Tentang Penulis

Serni

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ILMU

Penyusun: Serni

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Menghormati dan Memuliakan Orang yang Menuntut Ilmu

Disusun oleh: Serni (@serni25) · Bagian dari 40 HADIS ILMU

Hadis

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ «سَيَأْتِيكُمْ أَقْوَامٌ يَطْلُبُونَ الْعِلْمَ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمْ فَقُولُوا لَهُمْ مَرْحَبًا مَرْحَبًا بِوَصِيَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَاقْنُوهُمْ». قُلْتُ لِلْحَكَمِ مَا اقْنُوهُمْ قَالَ عَلِّمُوهُمْ. (رواه ابن ماجه: ٢٥٥)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Sa'id al-Khudri dari Rasulullah SAW ia bersabda: akan datang kepada kalian orang-orang yang menuntut ilmu. Maka apabila kalian melihat mereka, katakanlah kepada mereka: selamat datang, selamat datang atas wasiat Rasulullah SAW dan ajarilah mereka. (Perawi hadis berkata): aku bertanya kepada al-Hakam: apa arti 'aqnuhum? ia  menjawab: ajarikanlah mereka. (HR Ibnu Majah: 255)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menekankan pentingnya memuliakan dan menghormati para penuntut ilmu sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Penuntut ilmu perlu disambut dan diperlakukan dengan baik karena mereka memiliki peran penting dalam mencari serta menyebarkan kebenaran. Selain itu, hadis ini juga mengajarkan bahwa masyarakat dan para pendidik memiliki tanggung jawab untuk membimbing, mengarahkan, dan membantu penuntut ilmu agar memperoleh pemahaman yang benar. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Referensi

  1. Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah al-Qazwini, Sunan Ibnu Majah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 1, h. 300.

Komentar 0